Minggu, 1 Oktober 2017 SMA Negeri 3 Singkawang mengadakan Latihan Kepengurusan OSIS yang berlangsung di ruang serbaguna. Kegiatan yang dimulai dari pukul 07.00 wib sampai dengan pukul 16.00 wib menghadirkan siswa siswi yang menjadi pengurus OSIS terpilih pada tahun ini. 

Dengan judul ‘Pendidikan dan Pelatihan OSIS SMA Negeri 3 Singkawang’ yang dikoordinir langsung oleh kepala sekolah, Bapak Bachraini Subhani beserta pemateri yaitu Bapak Deny Suhendra,S.Kom, Ibu Sri Wahyuni,S.Pd, Ibu Sitti Ramla Patty,S.Pd dan pembawa acara yang diisi langsung oleh Bu Musyawirna,S.Pd.

Kegiatan yang diawali dengan kata pengantar dari Bapak Bacharaini Subhani “Mungkin kalian tidak merasakan manfaatnya sekarang tapi nanti saat kalian sudah keluar dari SMA ini ilmu yang sudah didapat dari berorganisasi pasti akan sangat berguna.” Tutur beliau. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi yang berisi Tugas dan tanggung jawab OSIS,surat menyurat,sistematika pembuatan proposal dan kepemimpinan dan pengorganisasian.  

“ Dalam organisasi ini merupakan ajang bagi kalian untuk lebih percaya diri saat berbicara di depan umum serta mengajarkan kalian bagaimana cara mengelola waktu agar lebih efisien”, ucap Nova Wijaya,SE,.MM sebagai narasumber yang berasal dari STIE Mulia Singkawang.

Ibu Dilla dan Bapak Mulyadi hadir mengisi kegiatan diakhir acara dengan permainan sederhana yang dapat membangkitkan jiwa kekompakkan antar pengurus OSIS. Diadakannya permainan tersebut dapat melepaskan lelah setelah setengah hari penuh menerima materi yang disampaikan. 

Selengkapnya...

Tahun Baru Islam merupakan pergantian tahun umat muslim yang menggunakan metode penanggalan bulan(qomariah) dan dimulai sejak Nabi Muhammad saw. hijrah dari Mekah ke Madinah. Sama seperti pergantian tahun setiap akhir bulan Desember, beberapa orang menyambutnya dengan menyalakan kembang api pada pukul 00.00 WIB, suara petasan yang saling bersahutan merupakan bukti terjadinya pergantian tahun. Tahun Baru Islam juga merupakan momen berharga bagi umat muslim karena awal yang baru saja dimulai.  Dalam rangka memperingati  Tahun Baru Islam 1439 Hijriah, panitia Peringatan Hari Besar Islam(PHBI) kota Singkawang menggelar Pawai Akbar dengan berjalan kaki yang melibatkan masyarakat Kota Singkawang. Pawai yang jatuh pada hari Kamis, 21 September 2017 tersebut berlangsung sangat seru, dapat dilihat dari antusias para peserta pawai dengan melantunkan berbagai asma Allah swt. yang terdengar saat setiap insan melangkah. 

SMA Negeri 3 Singkawang juga turut serta dalam kegiatan tersebut. Dari setiap kelas X, XI, dan XII masing-masing memiliki perwakilannya, sehingga terdapat 35 siswa yang mengikuti kegiatan tahunan ini.

Chelsy Zulfitri salah satu peserta pawai SMA Negeri 3 mengungkapkan perasaan senangnya saat mengikuti kegiatan ini. “ Senang banget ikut dalam pawai ini apalagi ketemu dengan peserta dari sekolah-sekolah lain, ya jadi nambah banyak teman.” Ungkapnya.

Nama SMA Negeri 3 Singkawang kembali diumumkan sebagai Juara Umum 1 sekaligus Juara Bertahan selama 3 tahun berturut-turut dalam LKPB (Lomba Kreasi Pengibaran Bendera) yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 2 singkawang, diikuti SMA N 1 Sambas sebagai Juara Umum 2 dan juara Umum 3 disandang oleh MTs Ushuluddin Singkawang. LKPB sendiri adalah acara tahunan oleh SMA Negeri 2 Singkawang di mana pesertanya adalah siswa/siswi tingkat SMP dan SMA sederajat se-Kalimantan Barat. Tahun ini, perlombaan tersebut dilaksanakan mulai dari tanggal 14 s/d 16 September 2017 dengan adanya upacara pembukaan pada hari pertama dilanjutkan dengan perlombaan pada dua hari selanjutnya. Pasmanti, sebutan untuk Paskibra Smanti, telah berusaha dengan begitu keras sehingga dapat membawa pulang piala bergilir selama 3 tahun berturut-turut yang membuat piala LKPB tersebut menjadi piala tetap untuk SMA Negeri 3 Singkawang. 

Dikutip dari akun Instagram Sitti Ramla Patty, pembina kegiatan ekstrakurikuler Paskibra SMA Negeri 3 Singkawang yang akrab dipanggil Ibu Ramla, mengungkapkan rasa bahagianya melihat anak didiknya meraih prestasi yang begitu membanggakan. Dari foto yang diunggahnya, tampak guru tersebut berdiri di samping piala bergilir bersama tiga orang alumni SMA Negeri 3 singkawang yang juga hadir pada perlombaan baris-berbaris tersebut. “Alhamdulillah, semua yang sudah didapat ini karena usaha kalian. Ibu bangga dengan kalian semua, anak-anak Pasmanti. Semoga apa yang sudah didapat tidak membuat kalian sombong dan tinggi hati, melainkan menjadikan kalian lebih rendah hati dan tetap giat berlatih. Terima kasih juga buat alumni yang mendukung semua kegiatan adik-adiknya,” begitu bunyi caption yang mengiringi foto tersebut. 

Dengan mengantongi masing-masing  juara 1 dalam 5 kategori perlombaan, Pasmanti telah membuktikan bahwa tidak ada usaha dan latihan yang sia-sia. Kategori Baki Terbaik diraih oleh Resty Sastika dari kelas XI IPA 3, juara Pemimpin Terbaik disabet oleh Ronald Febrian dari kelas X IPA 1, Sinta dari kelas XII IPA 1 berhasil menjadi Dirigen Terbaik, disusul oleh Muflihati dari kelas XI IPA 3 sebagai MC Terbaik, tak ketinggalan prestasi yang paling utama yang diraih oleh semua anggota Pasmanti, yaitu Fomasi Terbaik. 

SMA Negeri 3 Singkawang menggelar aksi donor darah sebagai salah satu rangkaian aktivitas yang rutin dilaksanakan juga memperingati hari ulang tahun PMI ke 72. Kegiatan donor darah dilakukan di ruang serbaguna, Kamis 14 September 2017 bekerja sama dengan PMI kota Singkawang.

“Menurut ibu kegiatan donor darah itu sangat bagus sekali karena tujuannya yaitu yang pertama untuk memupuk kepedulian siswa, yang kedua tentu saja memberikan darah kepada yang memerlukan dimana kita tahu bahwa di kota Singkawang ini kebutuhan akan darah itu selalu meningkat dan stok darah menipis, jadi jumlah stok darah dengan kebutuhan darah tidak sebanding. Jadi dengan diadakannya donor darah di SMA Negeri 3 mudah-mudahan bisa membantu memberikan stok darah di PMI sehingga bisa menolong pasien yang memerlukan darah di kota Singkawang.” Tutur Wartini, pembina ekstrakurikuler PMR SMA Negeri 3 Singkawang.

 

 

Pernyataan senada disampaikan Debora Agustina selaku Ketua Pelaksana dalam donor darah. Ia berharap semoga donor darah ini bisa membantu.

Dalam acara yang diselenggarakan oleh PMI ini setidaknya terdapat 47 jumlah kantong darah dari para peserta. Para peserta sendiri terdiri dari siswa dan guru di lingkungan sekolah. Aksi donor darah ini mendapatkan apresiasi positif dilihat dari banyaknya pendaftar yang ingin mendonorkan darahnya. Salah satunya Deny Suhendra, waka kesiswaan SMA Negeri 3 beserta istri yang turut berpartisipasi sebagai pendonor. Beliau mengatakan kegiatan ini dapat menumbuhkan jiwa sosial pada diri siswa dalam membantu sesama terutama pendonor perdana. Semoga dengan adanya donor darah di sekolah dapat membantu kekurangan persediaan darah di kota Singkawang.

Kurban merupakan suatu penyembelihan hewan-hewan tertentu untuk menjadi lebih dekat dengan kasih sayang Sang Pencipta. Bagi yang beragama muslim, kurban sendiri adalah suatu persembahan kepada Allah SWT (seperti biri-biri, sapi, ataupun unta yang disembelih pada hari Lebaran Haji) sebagai wujud ketaan muslim kepada-Nya. Seperti yang dijelaskan dalam surah Al Kautsar 1-2: “Sesungguhnya kami telah memberikan karunia sangat banyak kepadamu, maka sholatlah untuk Tuhanmu dan sembelihlah kurban.”, maka berkurban merupakan suatu bentuk ibadah yang telah diperintahkan Allah SWT di dalam Al-Qur’an.

Lebaran Haji atau yang sering disebut Idul Adha jatuh pada setiap 10 Dzulhijjah setiap tahunnya, dan pada tahun 2017 ini bertepatan dengan tanggal 1 September. Beramai-ramai umat muslim di dunia ikut merayakan salah satu hari besar muslim ini yang pastinya akan menciptakan kenangan tersendiri. Tak luput juga SMA Negeri 3 Singkawang yang turut melaksanakan pemotongan hewan kurban keesokan harinya, Sabtu 2 September 2017, di parkiran sepeda motor. Acara penyembelihan hewan tersebut dimulai pada pukul 07.30 WIB yang dilakukan oleh warga SMA 3 yang laki-laki, khusunya para guru dan Satpam, yang dibantu oleh perwakilan siswa masing-masing dua orang per kelas. Bapak Sahli selaku guru agama bertindak untuk yang menyembelih hewan kurban yang ada.

The name of SMAN 3 Singkawang successfully announced as a champion in a singing competition called “Festival Band Pelajar”. SMAN 3 Singkawang engaged 2 teams in “Festival Band Pelajar”. The competition that held in Singkawang Grand Mall succed makes the achievements list of SMAN 3 Singkawang increased.  

By singing “Indonesia Pusaka”, SMANTI Band makes the big family of SMAN 3 proud. One of SMANTI Band succeed got the first place! They are Anindhiya Restu Pertiwi (XII Science 2) as vocalist, Syarif Rio Amirul A (XII Science 2) as first guitarist, Fikri Zyanafri (XII Science 1) as second guitarist, Riza Mahendra (XII Science 1) as bassist and Tidandi Dwi P (XII Science 3) as drummer. 

“I’m really happy that we won this competition. All of our work has been paid off.” Said Anindhiya, one of member in SMANTI Band. 

“We work really hard, and I was lost my voice. But my friends support me a lot, so that I got my spirit again” she added with a little story before the competition. 

Seperti biasanya pada hari senin, setiap warga SMA Negeri 3 Singkawang melakukan rutinitas upacara. Berbeda halnya dengan upacara tanggal 28 Agustus 2017, upacara kali ini diisi dengan pelantikan pengurus OSIS periode 2017/2018. 

Kegiatan pengukuhan diawali dengan pembacaan surat keputusan kepala sekolah oleh bapak Deny Suhendra, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengukuhan ketua OSIS periode 2017/2018 oleh Alisardo Dimastoro selaku ketua OSIS terpilih, Giri selaku ketua MPK, bapak Deny Suhendra, S.Kom selaku wakil kepala sekolah urusan kesiswaan dan bapak Bachraini Subhani selaku kepala sekolah.

Acara sangat hikmat saat sumpah dan janji OSIS yang dibacakan oleh kepala sekolah dan diikuti oleh seluruh pengurus OSIS yang saling merangkul dengan memegang bendera OSIS yang dibawa oleh Hengky MPK kelas 12ips1, setelah itu dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan oleh kepala sekolah kepada Charlos Leonardo Samuel (wakil ketua OSIS 2016/2017), Siti Laradhita (sekretaris OSIS 2016/2017), Merry (bendahara OSIS 2016/2017) dan Dika Tri Wulandari (seksi bidang OSIS 2016/2017).

Kabar menggembirakan santer terdengar di SMA Negeri 3 Singkawang pada hari Rabu, 23 Agustus kemarin. Pasalnya, salah satu guru yang mengajar di SMA Negeri 3 Singkawang yaitu Ibu Musyawirna S.Pd dinyatakan sebagai pemenang kedua OGN DIKMEN Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2017 kategori mata pelajaran Kimia. OGN DIKMEN sendiri adalah singkatan dari Olimpiade Guru Nasional Pendidikan Menengah, yaitu sebuah perlombaan untuk guru yang diadakan oleh pemerintah layaknya lomba Guru Berprestasi, Inobel, dan lain-lain.  

Saat ditanyai tentang proses keikutsertaannya dalam OGN ini, Ibu Musya, sapaan akrab dari Ibu Musyawirna, mengatakan bahwa pendaftaran dirinya terkesan mendadak dan tidak direncanakan sebelumnya. Pendaftaran dibuka secara online di situs kesharlindungdikmen.id. Namun, karena kurangnya sosialisasi tentang pendaftaran online sampai batas waktu yang ditentukan, peserta yang terdaftar di provinsi masih belum mencukupi, alhasil pihak Dinas Pendidikan Provinsi mengeluarkan edaran agar MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) mengirim nama peserta untuk diutus mengikuti OGN dengan cara mengirim email. Ternyata, pendaftaran lewat email ditanggapi secara pribadi oleh panitia OGN Kalimantan Barat. Beliau sendiri berkata bahwa pada awalnya ia tidak berminat mengikuti lomba tersebut.  

“Awalnya saya tidak tertarik untuk ikut. Tetapi, karena suami saya ternyata ikut mendaftar lewat email dan ada balasannya, saya pun diajak ikut serta oleh suami,” ungkap wanita berusia 32 tahun itu. “Saya mengirim email untuk mendaftarkan diri sudah di menit-menit terakhir dan sempat mengajak dua guru SMAN 3 Singkawang yang lain, namun karena beberapa alasan, mereka—dua guru SMAN 3 tersebut—tidak ikut mendaftar,” tuturnya lebih lanjut.

 

Petugas puskesmas Singkawang Tengah II melakukan pemeriksaan skrining penjaringan kesehatan di SMA Negeri 3 Singkawang, yang ditujukan kepada siswa kelas X pada tanggal,  23 Agustus 2017. Semua siswa kelas X berkumpul di serbaguna untuk melakukan pemeriksaan, guna meningkatkan derajat kesehatan anak sekolah secara optimal dan untuk mengetahui secara dini masalah-masalah kesehatan anak sekolah.

“Pemeriksaan dilakukan dengan sistem masing-masing siswa dari setiap kelas langsung berada di serbaguna, setelah itu dilanjutkan dengan kelas lainnya. Setiap siswa yang diperiksa kesehatannya dilakukan secara umum, melingkupi : Pemeriksaan HB, pemeriksaan gizi dilakukan dengan cara mengukur tinggi dan menimbang berat badan dan pemeriksaan gigi”, ungkap Dilah Rini selaku panitia kegiatan.

"Skrining diadakan setahun sekali demi kesehatan peserta didik, dengan harapan semua warga SMANTI dalam keadaan sehat jasmani dan rohani. Insya Allah akan diadakan tes lanjutan oleh tim PMR, KKR dan PIK Remaja tentunya", tambah Dilah lagi.

Menonton film dengan efek 4D tentu lebih menuaikan sensasi yang berbeda. Bukan hanya gambar yang menarik saja, tapi seakan-akan gambar tersebut muncul hendak menyentuh kita. Derai tawa dan teriakan yang pecah saat menyaksikan film 4 Dimensi, terjadi di ruang OSIS SMA Negeri 3 Singkawang pada hari Rabu, 23 Agustus 2017.  

Dengan menyuguhkan berbagai genre film yang berbeda, penonton seakan ditarik untuk menyaksikan lebih film yang dipertontonkan. Ditambah lagi dengan efek 4D yang memperkuat suatu adegan.

 

Kota Amoy yang selalu ramai pengunjung merupakan julukan dari kota Singkawang. Ditambah lagi pada tanggal 19 Agustus, kantor Pemkot Singkawang telah dipadati peserta pawai karena bermula disana, dimulai dari jl. Firdaus sampai jl. Pisang kemeriahan tak kalah heboh oleh atraksi peserta. Begitu juga dengan SMA Negeri 3 Singkawang yang mengikutsertakan 40 orang sebagai peserta yang melingkupi, yaitu: Paskibraka, pramuka, pakaian adat, tim medis dan beberapa pendamping dari OSIS serta calon MPK kelas X. Tak ketinggalan juga tim fotografer yang selalu mengabadikan kenangan dari setiap potretnya.

Dengan menunjukkan atraksi gerakan PBB yang diiringi dengan musik, tim paskibraka mempertontonkan kepiawaian dan penampilannya yang terbaik. Dari persiapan anggota paskibraka yang berlatih sangat giat agar citra sekolah dibanggakan, tapi saat hari nampil ada keadaan darurat yang mengharuskan pemberhentian saat atraksi. Pemberhentian yang diluar dugaan dikarenakan mobil ambulance yang melintas ketika atraksi sedang berlangsung termasuk dihitung penggunaan waktu, sehingga terjadi pemberhentian sebelum atraksi selesai, karena durasi musik atraksi sesuai waktu yang diinginkan panitia saat technical meeting(TM).

 

Hari kemerdekaan adalah hari yang sangat menggembirakan bagi bangsa Indonesia. Karena setiap tanggal 17 Agustus, kebersamaan setiap individu kembali diperkuat dengan diadakannya perlombaan di era globalisasi ini. Dari tahun-tahun yang lalu, SMA Negeri 3 Singkawang selalu mengadakan perlombaan yang sukses membuat seisi sekolah dipenuhi derai tawa penonton. Tidak terlewatkan juga perlombaan pada tahun ini, yang diselenggarakan pada pada tanggal 17-19 Agustus di lapangan SMA Negeri 3 Singkawang. Dengan menggunggah berbagai macam lomba yang seru, antara lain : lomba tarik tambang, lomba makan kerupuk, lomba dinamika sarung, lomba cepat tangkap dan lomba dinamika karung. Sangat seru dan mendebarkan, karena bukan hanya para siswa yang ikut bermain, tapi juga disertai dengan wali kelas yang ikut memperkuat tim kelasnya. Acara perlombaan dipandu langsung oleh MC yang merupakan alumni, yaitu Rifian Gifari dan dari kelas XI IPA 1 Wahyu Bagus Rizkiawan.

“Alhamdulillah senang rasanya ikut dalam lomba walau belum berhasil tapi semangatnya sampai sekarang masih terasa.” Tutur Sariani selaku wali kelas dari XII IPA 1,yang turun langsung dalam lomba tarik tambang. “ Sempat sakit juga otot tangan tapi rasa senangnya lebih mendominasi.” Tambah beliau.

Pada tanggal 17 Agustus setiap tahunnya, di semua tempat di seluruh Indonesia pasti akan melaksanakan kegiatan upacara bendera, tidak terkecuali SMA Negeri 3 Singkawang juga melakukannya.

Selain mempunyai makna yang sangat mendalam pada setiap pelaksanaannya, upacara 17 Agustus juga memiliki sejarah yang sangat kuat dan tidak boleh dilupakan oleh setiap warga negara Indonesia. Naskah yang mempunyai banyak arti dan sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia dibacakan oleh pemimpin yang sangat hebat dan bijaksana pada waktu itu 72 tahun silam, yaitu Ir. Soekarno, dilakukan saat upacara pada tanggal 17 Agustus 1945. Banyak diantara kita yang sudah mengetahui tentang hal ini, dan sudah mendengar betapa hebatnya atmosfer yang tercipta pada saat itu, setiap bangsa Indonesia yang mendengar teks proklamasi dibacakan pasti akan merasa jiwa dan hati mereka dipenuhi rasa bangga dan gembira yang tidak terbendung, sampai pahlawan terhebat sekalipun tidak dapat menahan haru karena gembira.