Revolusi Penghematan Uang dan Sayang Lingkungan

Bayangkan, setiap tahun ada dua kali ulangan akhir semester yang diikuti ratusan siswa di setiap sekolahnya. Kemudian ditotalkan seluruh sekolah yang ada, tentu kata hemat tak serta merta di dalam dunia pendidikan.

Kebutuhan kertas bahan baku akan menyusut drastis, jika proses semacam UAS beralih menjadi daring "Online". Penerapan sistem daring juga otomatis mendukung gerakan ramah lingkungan atau go green.

 

SMA Negeri 3 Singkawang sebelum tahun 2017 sudah mulai merintis UAS dan Ulangan harian. Salah satu sekolah yang juga sejak tahun lalu sudah menerapkan UN berbasis komputer. Di tahun 2017 ini serentak seluruh mata pelajaran menggunakan sistem daring. Dengan begitu SMA Negeri 3 Singkawang ikut melestarikan ekosistem dengan signifikan mengurangi penebangan pohon. Itu baru UAS, tapi sudah serasa gerakan revolusi dalam upaya menjaga lingkungan.

Selengkapnya...

Salam Olahraga ... SVC 2017 SMA/MA/SMK Se-Singkawang Bengkayang Sambas  akan segera terlaksana tanggal 9 Desember 2017 sampai 20 Desember 2017, silahkan lakukan persiapan untuk sekolah-sekolah yang akan ikut dalam pertandingan ini, Junjung Tinggi Sportivitas.

 

Selamat Bergabung kepada pihak Sponsor yang akan mendukung kegiatan ini, sampai saat ini baru 3 sponsor yang bergabung yaitu STIE Mulia Singkawang, GO dan MGMP TIK SMA Kota Singkawang, kami berharap seperti tahun lalu banyak sekali yang ikut menyukseskan kegiatan kesiswaan ini. Gambar diatas adalah rencana Fotobooth dengan ukuran 5 meter x 4 Meter yang akan disusun Logo atau Brand Sponsor Kegiatan. Sukses untuk kita semua ...

 

Setelah berhasil dengan Grada Pasmanti Competition yang diadakan setahun lalu, kini Pasmanti kembali mengadakannya dari tanggal 11 s/d 12 November 2017. Acara  pertama, dimulai dengan upacara pembukaan yang diikuti siswa/siswi tingkat SMP dan SMA sederajat se-Kalimantan Barat.Upacara berlangsung sangat tertib dan peserta upacara yang berbaris rapi dalam balutan seragam sekolah yang berbeda. Usai upacara, acara dilanjutkan dengan adanya parade dari masing-masing sekolah yang menampilkan kreasi seragam yang berbeda-beda. Berlanjut penampilan dari paduan suara SMA Negeri 3 Singkawang dengan siswa/siswi yang sudah terpilih dan penampilan dari Smanti Band. Vokalis dari Smanti Band sendiri yaitu Anyndhia Restu Pertiwi kelas XII IPA 2.  Tidak berakhir sampai disitu saja, acara dilanjutkan dari varlinesic tingkat SMP kemudian varlinesic tingkat SMA yang berlangsung dari siang hingga malam. Dari kegiatan varlinesic inilah, berbagai  kreasi dari setiap sekolah dipertunjukkan.

Misalnya saja kreasi dari SMP Negeri 2 Singkawang yang mengangkat tema “resident evil”. Berikut pernyataan dari Sandy  Nurdiansyah, salah satu  peserta kompetisi. “ Jadi ceritanya tu mereka terkena virus zombie, lalu secara perlahan mereka tiba-tiba berubah menjadi zombie dan ada satu orang yang menumpasnya. Untuk persiapannya sendiri kurang lebih satu bulan.” Tuturnya.

 

Grada Pasmanti Competition ini mendapatkan dukungan yang positif dari Ketua STIE Mulia Singkawang, Lucia Sutiono, SE., MM. “Jadi saya sebagai Ketua STIE Mulia Singkawang sangat mendukung kegiatan ini dalam lomba paskibra dari SMA 3, untuk lomba paskibra se-Kalbar tingkat SMP dan SMA, nah kami melihat kegiatan ini sangat positif untuk generasi muda makanya saya selaku Ketua STIE Mulia Singkawang bersedia meminjamkan gedung tanpa dipungut biaya sewa, padahal biasanya itu disewakan tetapi kita gratiskan, karena ini acara yang sangat positif untuk membina generasi muda, yah jaman sekarang kita lihat karakter anak muda itu sangat memprihatinkan tetapi mereka dengan lomba paskibra paling tidak itu bisa menciptakan mereka untuk cinta NKRI, saya berharap semua kegiatan bisa berjalan dengan sukses sampai besok malam dan selesai dengan baik dan mungkin setiap tahun itu bisa diagendakan.” Imbaunya.

 

Dengan diadakannya Grada Pasmanti Competition juga merupakan bentuk dari kerjasama antara siswa SMA Negeri 3 Singkawang dan mahasiswa STIE Mulia Singkawang. “Menurut  saya ini merupakan suatu langkah ya antara siswa SMA 3 dengan mahasiswa otomatis merupakan suatu kerjasama yang menjadi langkah pertama agar terbentuk hubungan yang harmonis.” Berikut penuturan Viktor, Ketua BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa ) STIE Mulia.

Anak-anak Revolusi adalah tema yang diusung oleh panitia Bengkel Sastra Smanti 2017.Dalam memperingati hari Sumpah Pemuda SMA Negeri 3 Singkawang menggelar acara tahunan yakni Bulan Bahasa yang jatuh pada tanggal 27 Oktober sampai dengan 28 Oktober 2017. Dimana kegiatan ini terdapat 3 cabang lomba yaitu Cipta dan Baca Puisi, Cerdas Cermat Peribahasa dan Musikalisasi Puisi. Acara ini dikoordinir langsung oleh Bengkel Sastra, ekstrakurikuler Speaking, ekstrakurikuler roket dan OSIS. Berbeda seperti tahun-tahun sebelumnya, Bulan Bahasa tahun ini diadakan di luar ruangan yaitu di lapangan tenis SMA Negeri 3 Singkawang.

Awan yang semula putih secara perlahan-lahan menjadi kelabu, tapi tidak menjadi hambatan untuk berlangsungnya acara ini. Bahkan tetesan hujan sudah membasahi bumi sebelum acara dimulai, tak patah arang semua panitia langsung sigap mengamankan semua barang yang rawan terhadap air. Berhubung keadaan cuaca yang tidak mendukung acara sempat ditunda beberapa menit sampai hujan sedikit reda.

 

 

Acara ini dimulai dengan kata sambutan dari Ketua Panitia Bulan Bahasa  Mar’atusholihah dari kelas XII IPA 1. “Kegiatan Bulan Bahasa ini selain untuk memperingati hari Sumpah Pemuda, juga merupakan sarana bagi siswa siswi untuk menyalurkan bakatnya melalui berbagai macam-macam lomba.” Ungkap beliau saat membuka acara. Hal yang sama juga diungkapakan Ketua OSIS SMA Negeri 3 Alisardo Dimastoro kelas XI IPA 3 saat memberikan kata sambutan.

 

“Mohon maaf kepala sekolah tidak bisa hadir dalam acara pembukaan karena ada tugas keluar kota” ungkap Deny Suhendra selaku waka kesiswaan saat membuka acara. “Ingat saat Indonesia 100 tahun nanti kalianlah yang akan memimpin negeri ini”, tambah beliau dalam memotivasi siswa siswa sekolah ini.

 

Singkawang-  Speaking extracurricular took a part through Spelling Bee Competition in celebrating the Language Month (Bulan Bahasa) that was held  on October 27th and 28th. By the competition on Friday 27th , 12 Science 1 was announced as the first winner, continued by  12 Science 2 as the 2nd winner, and 10  Science 2 as the 3rd winner.

There were 45 students joined this competition. Every class sent 3 students in a team to compete. It was held on the SMANTI’s badminton court under a decoration by Bengkel Sastra’s creative team. A fascinating vintage decorating theme. The questions given by the Speaking team were also challenging. Both the participants and the supporters followed the Spelling Bee eagerly. No wonder that the first rank, 12 Science 1, got a good score, 80. They pressed the bell spiritfully.

SMA Negeri 3 Singkawang kembali menghelat kegiatan dalam rangka menyambut dan  memeriahkan  Hari Sumpah Pemuda  yang jatuh pada tanggal 28 Oktober setiap tahunnya. Salah satu dari kegiatan yang diadakan adalah Ranking 1 yang diselenggarakan OSIS dengan didukung oleh MPK, Smanti Band, Smanti Fotografi, serta Smanti Kewirausahaan dan Prakarya. Perlu diketahui bahwa ini adalah untuk yang kedua kalinya SMA Negeri 3 Singkawang menggelar acara yang sama.

Kegiatan Ranking 1 ini diselenggarakan pada tanggal 26 Oktober 2017 pukul 08.00 setelah peserta sebelumnya sudah melakukan registrasi dengan pihak panitia. Total peserta adalah 116 orang yang terdiri dari siswa kelas X, XI, dan XII baik dari IPA maupun IPS. Acara didahului dengan kata sambutan oleh Alisardo Dimastoro selaku Ketua OSIS dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Kepala SMA Negeri 3 Singkawang, Bachraini Subhani, S.Pd yang sekaligus membuka acara tersebut. Pada kesempatan itu, Bapak Bachraini mengatakan bahwa kegiatan Ranking 1 ini merupakan salah satu media untuk mempromosikan SMA Negeri 3 Singkawang sebagai sekolah yang aktif dalam memfasilitasi kegiatan siswa, khususnya dalam bidang prestasi akademik. Beliau juga yakin bahwa pastinya orangtua murid akan mencarikan sekolah yang dapat mendukung kegiatan anak mereka, karena itulah SMA Negeri 3 Singkawang berusaha untuk selalu menyelenggarakan acara yang berpotensi besar untuk membangun prestasi siswa.

“Kita berlomba bukan untuk mencari pemenang, itu yang harus kita tanamkan pada diri kita masing-masing,” ungkap guru yang akan segera berumur 60 tahun tersebut saat memberi kata sambutan. “Kita berlomba untuk belajar, untuk meningkatkan kemampuan diri dalam menjadi pribadi yang baik dan berguna. Soal menang atau kalah itu biasa dalam sebuah kompetisi.”

Jum’at (20/10/17) pagi, tampak empat buah bis parkir berjejer di sepanjang jalan di depan SMA Negeri 3 Singkawang. Tak ayal pemandangan ini menarik perhatian para pengendara yang melintas. Namun, hal itu tidak menghentikan aktivitas para siswa yang tampak sibuk di antara bus-bus tersebut. Selanjutnya diketahui bahwa mereka akan melakukan tur ke kota Pontianak, tepatnya ke SMA Negeri 7 Pontianak, dan Makam Juang Mandor. Tur ini dilaksanakan selama dua hari.

Peserta tur adalah siswa kelas 12, Tim Inti OSIS, para atlit sekolah, tim fotografi, dan delapan orang guru termasuk Kepala Sekolah. Kunjungan ini dilakukan setelah keputusan rapat para guru pembina kesiswaan berjumlah lima belas orang sesuai dengan SK OSIS yang dilaksanakan pada tanggal 19 Agustus 2017 demi memenuhi kebutuhan sekolah untuk akreditasi. Deny Suhendra, Wakil Kepala SMA Negeri 3 Singkawang Bidang Kesiswaan menjelaskan bahwa penawaran tujuan kunjungan melalui grup Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Kalimantan Barat hanya disambut oleh SMA Negeri 7 Pontianak dan kebetulan sekali sekolah tersebut adalah sekolah yang menonjol dari segi olahraga. Sekolah itu lantas bersedia dikunjungi pada tanggal 20, 21, dan 22 Oktober 2017 dengan catatan bukan SMA Negeri 3 Singkawang yang menentukan jadwal tersebut.

Dalam rangka memperingati HUT Pemkot ke 16, Pemerintah Kota Singkawang menggelar pameran Singkawang Expo. Kegiatan ini berlangsung di Stadion Kridasana, selama sepekan. Mulai Sabtu 14 Oktober 2017 sampai dengan Sabtu 21 Oktober 2017.

Pada pameran ini, terdapat 200 stand dengan berbagai macam ukuran dan variasi warna sesuai dengan kreativitas masing-masing. Khusus untuk kuliner berada di satu tempat sehingga tidak ada yang terpencar-pencar.

Menurut Alisardo Dimastoro yang merupakan Ketua OSIS SMA Negeri 3 Singkawang, Tujuan dari adanya kegiatan ini dapat mengajarkan siswa caranya berwirausaha.

“Tujuan diadakan expo yang pertama membiasakan siswa untuk berkegiatan di luar sekolah bukan hanya di dalam sekolah yang kedua membiasakan siswa dalam kegiatan berwirausaha jadi siswa setelah keluar sekolah nanti sudah tahu bagaimana caranya berwirausaha.” Tuturnya.

Pernyataan senada disampaikan Bu Sarsiti,S.Pd sebagai pembimbing dalam pameran ini.

Minggu, 1 Oktober 2017 SMA Negeri 3 Singkawang mengadakan Latihan Kepengurusan OSIS yang berlangsung di ruang serbaguna. Kegiatan yang dimulai dari pukul 07.00 wib sampai dengan pukul 16.00 wib menghadirkan siswa siswi yang menjadi pengurus OSIS terpilih pada tahun ini. 

Dengan judul ‘Pendidikan dan Pelatihan OSIS SMA Negeri 3 Singkawang’ yang dikoordinir langsung oleh kepala sekolah, Bapak Bachraini Subhani beserta pemateri yaitu Bapak Deny Suhendra,S.Kom, Ibu Sri Wahyuni,S.Pd, Ibu Sitti Ramla Patty,S.Pd dan pembawa acara yang diisi langsung oleh Bu Musyawirna,S.Pd.

Kegiatan yang diawali dengan kata pengantar dari Bapak Bacharaini Subhani “Mungkin kalian tidak merasakan manfaatnya sekarang tapi nanti saat kalian sudah keluar dari SMA ini ilmu yang sudah didapat dari berorganisasi pasti akan sangat berguna.” Tutur beliau. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi yang berisi Tugas dan tanggung jawab OSIS,surat menyurat,sistematika pembuatan proposal dan kepemimpinan dan pengorganisasian.  

“ Dalam organisasi ini merupakan ajang bagi kalian untuk lebih percaya diri saat berbicara di depan umum serta mengajarkan kalian bagaimana cara mengelola waktu agar lebih efisien”, ucap Nova Wijaya,SE,.MM sebagai narasumber yang berasal dari STIE Mulia Singkawang.

Ibu Dilla dan Bapak Mulyadi hadir mengisi kegiatan diakhir acara dengan permainan sederhana yang dapat membangkitkan jiwa kekompakkan antar pengurus OSIS. Diadakannya permainan tersebut dapat melepaskan lelah setelah setengah hari penuh menerima materi yang disampaikan. 

Tahun Baru Islam merupakan pergantian tahun umat muslim yang menggunakan metode penanggalan bulan(qomariah) dan dimulai sejak Nabi Muhammad saw. hijrah dari Mekah ke Madinah. Sama seperti pergantian tahun setiap akhir bulan Desember, beberapa orang menyambutnya dengan menyalakan kembang api pada pukul 00.00 WIB, suara petasan yang saling bersahutan merupakan bukti terjadinya pergantian tahun. Tahun Baru Islam juga merupakan momen berharga bagi umat muslim karena awal yang baru saja dimulai.  Dalam rangka memperingati  Tahun Baru Islam 1439 Hijriah, panitia Peringatan Hari Besar Islam(PHBI) kota Singkawang menggelar Pawai Akbar dengan berjalan kaki yang melibatkan masyarakat Kota Singkawang. Pawai yang jatuh pada hari Kamis, 21 September 2017 tersebut berlangsung sangat seru, dapat dilihat dari antusias para peserta pawai dengan melantunkan berbagai asma Allah swt. yang terdengar saat setiap insan melangkah. 

SMA Negeri 3 Singkawang juga turut serta dalam kegiatan tersebut. Dari setiap kelas X, XI, dan XII masing-masing memiliki perwakilannya, sehingga terdapat 35 siswa yang mengikuti kegiatan tahunan ini.

Chelsy Zulfitri salah satu peserta pawai SMA Negeri 3 mengungkapkan perasaan senangnya saat mengikuti kegiatan ini. “ Senang banget ikut dalam pawai ini apalagi ketemu dengan peserta dari sekolah-sekolah lain, ya jadi nambah banyak teman.” Ungkapnya.

Nama SMA Negeri 3 Singkawang kembali diumumkan sebagai Juara Umum 1 sekaligus Juara Bertahan selama 3 tahun berturut-turut dalam LKPB (Lomba Kreasi Pengibaran Bendera) yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 2 singkawang, diikuti SMA N 1 Sambas sebagai Juara Umum 2 dan juara Umum 3 disandang oleh MTs Ushuluddin Singkawang. LKPB sendiri adalah acara tahunan oleh SMA Negeri 2 Singkawang di mana pesertanya adalah siswa/siswi tingkat SMP dan SMA sederajat se-Kalimantan Barat. Tahun ini, perlombaan tersebut dilaksanakan mulai dari tanggal 14 s/d 16 September 2017 dengan adanya upacara pembukaan pada hari pertama dilanjutkan dengan perlombaan pada dua hari selanjutnya. Pasmanti, sebutan untuk Paskibra Smanti, telah berusaha dengan begitu keras sehingga dapat membawa pulang piala bergilir selama 3 tahun berturut-turut yang membuat piala LKPB tersebut menjadi piala tetap untuk SMA Negeri 3 Singkawang. 

Dikutip dari akun Instagram Sitti Ramla Patty, pembina kegiatan ekstrakurikuler Paskibra SMA Negeri 3 Singkawang yang akrab dipanggil Ibu Ramla, mengungkapkan rasa bahagianya melihat anak didiknya meraih prestasi yang begitu membanggakan. Dari foto yang diunggahnya, tampak guru tersebut berdiri di samping piala bergilir bersama tiga orang alumni SMA Negeri 3 singkawang yang juga hadir pada perlombaan baris-berbaris tersebut. “Alhamdulillah, semua yang sudah didapat ini karena usaha kalian. Ibu bangga dengan kalian semua, anak-anak Pasmanti. Semoga apa yang sudah didapat tidak membuat kalian sombong dan tinggi hati, melainkan menjadikan kalian lebih rendah hati dan tetap giat berlatih. Terima kasih juga buat alumni yang mendukung semua kegiatan adik-adiknya,” begitu bunyi caption yang mengiringi foto tersebut. 

Dengan mengantongi masing-masing  juara 1 dalam 5 kategori perlombaan, Pasmanti telah membuktikan bahwa tidak ada usaha dan latihan yang sia-sia. Kategori Baki Terbaik diraih oleh Resty Sastika dari kelas XI IPA 3, juara Pemimpin Terbaik disabet oleh Ronald Febrian dari kelas X IPA 1, Sinta dari kelas XII IPA 1 berhasil menjadi Dirigen Terbaik, disusul oleh Muflihati dari kelas XI IPA 3 sebagai MC Terbaik, tak ketinggalan prestasi yang paling utama yang diraih oleh semua anggota Pasmanti, yaitu Fomasi Terbaik. 

SMA Negeri 3 Singkawang menggelar aksi donor darah sebagai salah satu rangkaian aktivitas yang rutin dilaksanakan juga memperingati hari ulang tahun PMI ke 72. Kegiatan donor darah dilakukan di ruang serbaguna, Kamis 14 September 2017 bekerja sama dengan PMI kota Singkawang.

“Menurut ibu kegiatan donor darah itu sangat bagus sekali karena tujuannya yaitu yang pertama untuk memupuk kepedulian siswa, yang kedua tentu saja memberikan darah kepada yang memerlukan dimana kita tahu bahwa di kota Singkawang ini kebutuhan akan darah itu selalu meningkat dan stok darah menipis, jadi jumlah stok darah dengan kebutuhan darah tidak sebanding. Jadi dengan diadakannya donor darah di SMA Negeri 3 mudah-mudahan bisa membantu memberikan stok darah di PMI sehingga bisa menolong pasien yang memerlukan darah di kota Singkawang.” Tutur Wartini, pembina ekstrakurikuler PMR SMA Negeri 3 Singkawang.

 

 

Pernyataan senada disampaikan Debora Agustina selaku Ketua Pelaksana dalam donor darah. Ia berharap semoga donor darah ini bisa membantu.

Dalam acara yang diselenggarakan oleh PMI ini setidaknya terdapat 47 jumlah kantong darah dari para peserta. Para peserta sendiri terdiri dari siswa dan guru di lingkungan sekolah. Aksi donor darah ini mendapatkan apresiasi positif dilihat dari banyaknya pendaftar yang ingin mendonorkan darahnya. Salah satunya Deny Suhendra, waka kesiswaan SMA Negeri 3 beserta istri yang turut berpartisipasi sebagai pendonor. Beliau mengatakan kegiatan ini dapat menumbuhkan jiwa sosial pada diri siswa dalam membantu sesama terutama pendonor perdana. Semoga dengan adanya donor darah di sekolah dapat membantu kekurangan persediaan darah di kota Singkawang.

Kurban merupakan suatu penyembelihan hewan-hewan tertentu untuk menjadi lebih dekat dengan kasih sayang Sang Pencipta. Bagi yang beragama muslim, kurban sendiri adalah suatu persembahan kepada Allah SWT (seperti biri-biri, sapi, ataupun unta yang disembelih pada hari Lebaran Haji) sebagai wujud ketaan muslim kepada-Nya. Seperti yang dijelaskan dalam surah Al Kautsar 1-2: “Sesungguhnya kami telah memberikan karunia sangat banyak kepadamu, maka sholatlah untuk Tuhanmu dan sembelihlah kurban.”, maka berkurban merupakan suatu bentuk ibadah yang telah diperintahkan Allah SWT di dalam Al-Qur’an.

Lebaran Haji atau yang sering disebut Idul Adha jatuh pada setiap 10 Dzulhijjah setiap tahunnya, dan pada tahun 2017 ini bertepatan dengan tanggal 1 September. Beramai-ramai umat muslim di dunia ikut merayakan salah satu hari besar muslim ini yang pastinya akan menciptakan kenangan tersendiri. Tak luput juga SMA Negeri 3 Singkawang yang turut melaksanakan pemotongan hewan kurban keesokan harinya, Sabtu 2 September 2017, di parkiran sepeda motor. Acara penyembelihan hewan tersebut dimulai pada pukul 07.30 WIB yang dilakukan oleh warga SMA 3 yang laki-laki, khusunya para guru dan Satpam, yang dibantu oleh perwakilan siswa masing-masing dua orang per kelas. Bapak Sahli selaku guru agama bertindak untuk yang menyembelih hewan kurban yang ada.