Kabar menggembirakan santer terdengar di SMA Negeri 3 Singkawang pada hari Rabu, 23 Agustus kemarin. Pasalnya, salah satu guru yang mengajar di SMA Negeri 3 Singkawang yaitu Ibu Musyawirna S.Pd dinyatakan sebagai pemenang kedua OGN DIKMEN Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2017 kategori mata pelajaran Kimia. OGN DIKMEN sendiri adalah singkatan dari Olimpiade Guru Nasional Pendidikan Menengah, yaitu sebuah perlombaan untuk guru yang diadakan oleh pemerintah layaknya lomba Guru Berprestasi, Inobel, dan lain-lain.  

Saat ditanyai tentang proses keikutsertaannya dalam OGN ini, Ibu Musya, sapaan akrab dari Ibu Musyawirna, mengatakan bahwa pendaftaran dirinya terkesan mendadak dan tidak direncanakan sebelumnya. Pendaftaran dibuka secara online di situs kesharlindungdikmen.id. Namun, karena kurangnya sosialisasi tentang pendaftaran online sampai batas waktu yang ditentukan, peserta yang terdaftar di provinsi masih belum mencukupi, alhasil pihak Dinas Pendidikan Provinsi mengeluarkan edaran agar MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) mengirim nama peserta untuk diutus mengikuti OGN dengan cara mengirim email. Ternyata, pendaftaran lewat email ditanggapi secara pribadi oleh panitia OGN Kalimantan Barat. Beliau sendiri berkata bahwa pada awalnya ia tidak berminat mengikuti lomba tersebut.  

“Awalnya saya tidak tertarik untuk ikut. Tetapi, karena suami saya ternyata ikut mendaftar lewat email dan ada balasannya, saya pun diajak ikut serta oleh suami,” ungkap wanita berusia 32 tahun itu. “Saya mengirim email untuk mendaftarkan diri sudah di menit-menit terakhir dan sempat mengajak dua guru SMAN 3 Singkawang yang lain, namun karena beberapa alasan, mereka—dua guru SMAN 3 tersebut—tidak ikut mendaftar,” tuturnya lebih lanjut.

 

Selengkapnya...

Petugas puskesmas Singkawang Tengah II melakukan pemeriksaan skrining penjaringan kesehatan di SMA Negeri 3 Singkawang, yang ditujukan kepada siswa kelas X pada tanggal,  23 Agustus 2017. Semua siswa kelas X berkumpul di serbaguna untuk melakukan pemeriksaan, guna meningkatkan derajat kesehatan anak sekolah secara optimal dan untuk mengetahui secara dini masalah-masalah kesehatan anak sekolah.

“Pemeriksaan dilakukan dengan sistem masing-masing siswa dari setiap kelas langsung berada di serbaguna, setelah itu dilanjutkan dengan kelas lainnya. Setiap siswa yang diperiksa kesehatannya dilakukan secara umum, melingkupi : Pemeriksaan HB, pemeriksaan gizi dilakukan dengan cara mengukur tinggi dan menimbang berat badan dan pemeriksaan gigi”, ungkap Dilah Rini selaku panitia kegiatan.

"Skrining diadakan setahun sekali demi kesehatan peserta didik, dengan harapan semua warga SMANTI dalam keadaan sehat jasmani dan rohani. Insya Allah akan diadakan tes lanjutan oleh tim PMR, KKR dan PIK Remaja tentunya", tambah Dilah lagi.

Menonton film dengan efek 4D tentu lebih menuaikan sensasi yang berbeda. Bukan hanya gambar yang menarik saja, tapi seakan-akan gambar tersebut muncul hendak menyentuh kita. Derai tawa dan teriakan yang pecah saat menyaksikan film 4 Dimensi, terjadi di ruang OSIS SMA Negeri 3 Singkawang pada hari Rabu, 23 Agustus 2017.  

Dengan menyuguhkan berbagai genre film yang berbeda, penonton seakan ditarik untuk menyaksikan lebih film yang dipertontonkan. Ditambah lagi dengan efek 4D yang memperkuat suatu adegan.

 

Kota Amoy yang selalu ramai pengunjung merupakan julukan dari kota Singkawang. Ditambah lagi pada tanggal 19 Agustus, kantor Pemkot Singkawang telah dipadati peserta pawai karena bermula disana, dimulai dari jl. Firdaus sampai jl. Pisang kemeriahan tak kalah heboh oleh atraksi peserta. Begitu juga dengan SMA Negeri 3 Singkawang yang mengikutsertakan 40 orang sebagai peserta yang melingkupi, yaitu: Paskibraka, pramuka, pakaian adat, tim medis dan beberapa pendamping dari OSIS serta calon MPK kelas X. Tak ketinggalan juga tim fotografer yang selalu mengabadikan kenangan dari setiap potretnya.

Dengan menunjukkan atraksi gerakan PBB yang diiringi dengan musik, tim paskibraka mempertontonkan kepiawaian dan penampilannya yang terbaik. Dari persiapan anggota paskibraka yang berlatih sangat giat agar citra sekolah dibanggakan, tapi saat hari nampil ada keadaan darurat yang mengharuskan pemberhentian saat atraksi. Pemberhentian yang diluar dugaan dikarenakan mobil ambulance yang melintas ketika atraksi sedang berlangsung termasuk dihitung penggunaan waktu, sehingga terjadi pemberhentian sebelum atraksi selesai, karena durasi musik atraksi sesuai waktu yang diinginkan panitia saat technical meeting(TM).

 

Hari kemerdekaan adalah hari yang sangat menggembirakan bagi bangsa Indonesia. Karena setiap tanggal 17 Agustus, kebersamaan setiap individu kembali diperkuat dengan diadakannya perlombaan di era globalisasi ini. Dari tahun-tahun yang lalu, SMA Negeri 3 Singkawang selalu mengadakan perlombaan yang sukses membuat seisi sekolah dipenuhi derai tawa penonton. Tidak terlewatkan juga perlombaan pada tahun ini, yang diselenggarakan pada pada tanggal 17-19 Agustus di lapangan SMA Negeri 3 Singkawang. Dengan menggunggah berbagai macam lomba yang seru, antara lain : lomba tarik tambang, lomba makan kerupuk, lomba dinamika sarung, lomba cepat tangkap dan lomba dinamika karung. Sangat seru dan mendebarkan, karena bukan hanya para siswa yang ikut bermain, tapi juga disertai dengan wali kelas yang ikut memperkuat tim kelasnya. Acara perlombaan dipandu langsung oleh MC yang merupakan alumni, yaitu Rifian Gifari dan dari kelas XI IPA 1 Wahyu Bagus Rizkiawan.

“Alhamdulillah senang rasanya ikut dalam lomba walau belum berhasil tapi semangatnya sampai sekarang masih terasa.” Tutur Sariani selaku wali kelas dari XII IPA 1,yang turun langsung dalam lomba tarik tambang. “ Sempat sakit juga otot tangan tapi rasa senangnya lebih mendominasi.” Tambah beliau.

Pada tanggal 17 Agustus setiap tahunnya, di semua tempat di seluruh Indonesia pasti akan melaksanakan kegiatan upacara bendera, tidak terkecuali SMA Negeri 3 Singkawang juga melakukannya.

Selain mempunyai makna yang sangat mendalam pada setiap pelaksanaannya, upacara 17 Agustus juga memiliki sejarah yang sangat kuat dan tidak boleh dilupakan oleh setiap warga negara Indonesia. Naskah yang mempunyai banyak arti dan sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia dibacakan oleh pemimpin yang sangat hebat dan bijaksana pada waktu itu 72 tahun silam, yaitu Ir. Soekarno, dilakukan saat upacara pada tanggal 17 Agustus 1945. Banyak diantara kita yang sudah mengetahui tentang hal ini, dan sudah mendengar betapa hebatnya atmosfer yang tercipta pada saat itu, setiap bangsa Indonesia yang mendengar teks proklamasi dibacakan pasti akan merasa jiwa dan hati mereka dipenuhi rasa bangga dan gembira yang tidak terbendung, sampai pahlawan terhebat sekalipun tidak dapat menahan haru karena gembira.

Perhitungan Suara Calon Ketua OSIS periode 2017/2018 berlangsung di ruang serbaguna pada hari Senin, 7 Agustus 2017. Dengan 2 kandidat yaitu Alisardo Dimastoro dari kelas XI IPA 3 dan Faisal XI IPS 2

Jumlah pemungutan suara yaitu 66,3% milik Alisardo Dimastoro sedangkan Faisal berjumah 33,7%. Berdasarkan jumlah persennya, yang terpilih sebagai Ketua OSIS SMA Negeri 3 periode 2017/2018 adalah Alisardo Dimastoro. Pemilihan calon Ketua OSIS disaksikan oleh Bapak dan Ibu guru pembina ekskul, WAKA Kesiswaan, MPK, dan semua anggota OSIS lainnya.

“Selamat untuk Dimas yang terpilih sebagai Ketua OSIS, dan kepada Faisal jangan pernah berkecil hati, karena kamu sudah menjadi orang yang hebat dengan melalui berbagai proses dari pendaftaraan hingga sampai pada tahap ini.” ungkap Deny Suhendra selaku WAKA Kesiswaan.

Dalam berpartisipasi pada lomba cipta dan baca puisi, SMA Negeri 3 Singkawang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan mengikutsertakan 2 orang perwakilan dari sekolah.

Acara tersebut diselenggarakan pada tanggal 26 – 27 Juli 2017. Para peserta lomba diberikan waktu 90 menit untuk menciptakan karyanya, dengan mengangkat tema perjuangan, kemerdekaan, kebhinekaan, dan NKRI harga mati. Pengambilan tema yaitu dengan cara diundi oleh para peserta, dan setelah waktu yang diberikan sudah berakhir, para peserta lomba membacakan puisinya dan akan dinilai oleh 3 dewan juri.

“Ranking 1” held again in an event called “Ramah Tamah 2017”, that presented by Asrama Mahasiswa Singkawang. “Ranking 1” held at hall of SMP N 4 Singkawang, July 29th, 2017.

The system of “Ranking 1” is the participant that make a wrong answer from a question, can’t join for the next game. The most important thing is all of participant must uphold honesty and sportsmanship.

Followed by almost SMA/SMK/MA in Singkawang city, SMA N 3 also participated in “Ranking 1” with 15 students. They fight for bring up the name of SMA N 3.


Dengan mengangkat nama “Be Amazing with Cartoon” para siswa SMA Negeri 3 Singkawang menggelar pentas seni yang diselenggarakan pada tanggal 24-26 Januari 2017 di lapangan SMA  Negeri 3 Singkawang, dengan mengusung tema kartun yang disimbolkan dengan berbagai tampilan menarik dari ke 15 stan yang telah disiapkan oleh setiap kelas.

“Be Amazing with Cartoon” berhasil menarik ratusan penonton baik para siswa dan siswi maupun alumni SMA Negeri 3 Singkawang. Jika memang sudah biasa memiliki jumlah penonton yang terbilang cukup banyak, lantas perbedaan apa yang terdapat pada tahun ini?

“Temanya sangat menarik, sebab warna-warni kartun disini telihat sangat jelas berbeda dari dua tahun lalu yang mengangkat tema Hawai, tanpa ada sub tema untuk setiap kelas. untuk stan ditahun ini ngga kalah saing dari tahun kemarin, malah lebih keren. Walau ada sedikit kendala seperti hujan yang memang sudah diluar kekuasaan kita, tapi acaranya tetap terus berlanjut dan antusias para penonton tidak berkurang sedikitpun, semoga untuk hari berikutnya cuaca kembali bersahabat dengan kita,” ucap Maulana yang akrab disapa Benau dari tim Fotografer smanti.

Acara dibuka langsung oleh Ryan Jonathan dan Bapak Deny selaku WAKA Kesiswaan dengan dipandu oleh MC dari kelas XII IPA 1 Anggar Setiorini dan XII IPA 2 Risky Pangestu. Meriahnya acara dilanjutkan oleh Fashion Show baju kreasi dari ke 15 kelas. Melanjutkan acara bulan bahasa ditahun sebelumnya, SMA Negeri 3 juga menampilkan 3 peserta terbaik dari lomba syair, musikalisasi puisi, dan anekdot dihadapan para penonton beserta tamu undangan untuk penentuan juara 1, 2 dan 3.


Menutup tahun 2016, PATTRAKA kembali beraksi dalam kegiatan “LAGD PANJI CAMP” yang sudah menjadi kegiatan rutin di setiap tahunnya yang diadakan untuk memperingati ulang tahun gudep PANJI. Seperti pengalaman tahun kemarin, PATTRAKA mengirimkan 2 sangga Putra dan 2 sangga Putri yang berjumlah 16 peserta di setiap satuan terpisahnya. Latihan dimulai dari sebelum liburan akhir semester hingga perlombaan berlangsung.

Adalah Yashinta kelas XI IPA 1 yang ikut serta dalam kegiatan ini, “Persiapan kami mulai dari 2 bulan sebelum kegiatan ini. Yang ikut serta dalam kegiatan ini ada sekitar 32 orang, kakak senior juga turut membantu dan melatih kami semua. Terdapat 10 mata lomba yang kami ikuti, ditambah satu lomba lagi yaitu photography, Alhamdulillah semua lomba dapat diikuti dengan baik dan lancar. Kami sudah menampilkan yang terbaik , ” tuturnya disuatu kesempatan.

PATTRAKA berhasil membawa pulang 3 piala , yaitu piala juara 1 Science Panji Putra, juara 1 Morse Telegraph Putri dan juara 2 Tata Upacara Ambalan Putri serta buah tangan penghargaan keikutsertaan dari pihak gudep PANJI.

“Semoga ditahun depan PATTRAKA dapat memperoleh yang lebih lagi,” tambahnya.