Suasana Idul Adha di SMANTI sangat terasa. "Walau yang kita lakukan ini bukan kurban, tetapi kita membuat siswa untuk belajar bekurban dengan cara mereka mengumpulkan uang untuk masak dan makan bersama guru", ungkap Laily selaku Guru BK sekolah ini. "Sebagaian daging potongan juga disedekahkan pada yang kurang mampu", tambah Nurani selaku guru Agama Islam.

 

"Setiap kelas mendapatkan jatah hasil potongan untuk dimasak di sekolah, melakukan pertandingan masak Sapi Asam Pesas", ungkap Wahyu Dewi selaku guru Prakarya sekolah ini.

Sukses selalu SMANTI.