Dalam rangka perayaan HUT Pemkot Singkawang yang ke-15 , kembali Kota Singkawang menggelar Pawai Karnaval yang selalu diselenggaran disetiap tahunnya. Acara dibuka langsung oleh Walikota singkawang Bapak Awang Ishak, Senin (17/10). Hari Ulang Tahun Pemkot Singkawang yang ke-15 ini mengambil tema “Kerja Hebat, Nyata Pasti ke-Singkawang” dengan harapan roda pemerintahan kota Singkawang terus berjalan dan dapat menjadikan Kota Singkawang sebagai kota yang maju sehingga dipandang pada tingkat Nasional bahkan Internasional. Karnaval ini dimulai dari titik kumpul yaitu Lapangan Tarakan (Jl Perwira) kemudian melintasi ruas jalan kota, serta berakhir di Stadion Kridasana (Jl.Pelita).

 

 

SMA Negeri 3 Singkawang juga turut serta dalam memeriahkan pawai karnaval ini. Ada sekitar 27 siswa dan siswi dari perwakilan setiap kelas, dengan menggunakan 15 kendaraan bermotor yang telah disiapkan. Walau sempat diguyur hujan rintik-rintik, para peserta masih bertahan mengikuti acara hingga selesai. Bukan hanya para peserta sepeda motor yang meramaikan jalan portokol Singkawang, tapi para siswa dan siswi SMA Negeri 3 juga hadir bergabung bersama masyarakat kota untuk menyaksikan acara akbar tahunan ini.

 

“Saat karnaval kita dapat nomor urut 4 jadi letak barisannya tidak terlalu kebelakang. Sebenarnya ada kejadian yang lucu saat acara berlangsung, salah satu teman kita kebelet ingin buang hajat, tapi karena kita tetap harus jalan sama-sama jadi ia tahan, hingga ada masanya kami berhenti, dengan cepat ia mencari kesempatan dan untungnya dia bisa dengan cepat kembali kebarisan semula,” kata Thiwa XII IPA 3 sambil tertawa.

 

Selain peringatan HUT Pemkot , Singkawang juga menjadi tuan rumah  Festival Seni Budaya Melayu (FSBM) XI Kalimantan Barat yang dimana 4 orang siswa dan siswi SMA Negeri 3 ditunjuk langsung untuk menaiki mobil hias bersama Majelis Adat Budaya melayu (MABM) saat karnaval berlangsung, dengan pakaian adat melayu yang tentunya menjadi perhatian masyarakat Kota Singkawang. “Acaranya meriah.  Walau hujan sempat datang sebentar tapi sepanjang perjalanan masih dipenuhi warga. Selepas acara kita berhenti di Stadion Kridasana, akan ada Singkawang EXPO dan Festival Seni Budaya Melayu yang resmi dibuka pada malam harinya. Acara pati seru karena ada anak SMANTI yang ikut memeriahkan,” pungkas Syafiq salah satu siswa yang ditunjuk untuk pakaian adat melayu saat karnaval.

 

“Terima Kasih Buat MPK dan OSIS serta Siswa yang telah menyukseskaan kegiatan ini”, ungkap Deny Suhendra selaku waka kesiswaan sekolah ini. Sukses selalu SMANTI.