SMA Negeri 3 Singkawang juga menggelar acara tahunan yaitu Bulan Bahasa dalam memperingati Sumpah Pemuda (29/10). Dimana kegiatan ini terdapat 4 cabang perlombaan yaitu Anekdot Bahasa Inggris, Musikalisasi Puisi, Syair, dan Mading 3 dimensi. Acara ini dikoordinir langsung oleh OSIS dan Bengkel Sastra.

“Kegiatan ini selain memperingati hari Sumpah Pemuda, akan menjalin keakraban dan kekompakan antara siswa-siswa SMANTI.”, ungkap Deny Suhendra selaku Wakil Kepala Sekolah saat membuka ACARA.

Untuk perlombaan madding 3 Dimensi penilaian dilaksanakan pada hari yang dirahasiakan jadi setiap kelas harus siap kapan saja untuk melakukan presentasi madingnya serta rincian biaya yang dikeluarkan dalam pembuatan mading 3 Dimensi tersebut”, ungkap Juri Mading (Ibu Sri, Ibu Sari dan Ibu Ginung) “ Yang terpenting bagaimana mereka menjaga dan merawat Mading tersebut tetap Original didalam kelas sampai Pentas Seni berlangsung pada semester genap nanti, karena penilaian akhir Mading 3 Dimensi dilakukan pada Pentas Seni SMANTI 2017”, tambah Ibu Sariani selaku Juri Mading.

“Kita sudah menurunkan tim fotografi untuk memotret mading 3D dari empat sisi yaitu sisi depan, kiri, kanan dan atas untuk pembuktian bahwa Mading tidak akan ditambah atau berkurang dari Date Taken foto bahwa tersebut diambil pada tanggal 29 Oktober 2016 sebelum pukul 11.00 Wib”, ungkap Iqbal Atma Muliawan selaku ketua Fotografi SMANTI.

Adapun 3 pemenang nominasi yang nantinya akan diadu kembali pada kegiatan Pentas seni 2016/2017. Yaitu Annisa Maharani, Aidia, dan Ryan Jonathan sebagai pemenang Anekdot Bahasa Inggris, Nur Shafa, Deny Slamet, dan M.Wahyu Pratama sebagai pemenang Syair, dan yang terakhir adalah kelas XII IPA 3, XII IPA 1, dan XII IPS 2 sebagai pemenang musikalisasi puisi.

 “Acaranya meriah. Disini kita bisa melihat bakat-bakat para siswa/siswi SMAN 3. Selain itu dalam acara ini kita bisa saling mengenal satu sama lain antar peserta lomba. Ditahun depan saya pasti ikut lomba ini lagi,” pungkas Tidandi setelah tampil dalam musikalisasi puisi.

 Ibu Sariani dan Ibu Sri Wahyuni selaku Pembina Bengkel Sastra turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Karena kegiatan Bulan Bahasa ini kita sempat vacuum, maka untuk tahun ini terasa seperti memulai awal yang baru , jadi kita bentuk kembali panitia yang baru. Untuk pesannya, tolong kekompakkan antar pengurus lebih ditingkatkan lagi untuk kegiatan berikutnya,” katanya.

 “Terimakasih kepada Guru, TU, Satpam, MPK, OSIS, Bengkel Sastra, Fotografi dan seluruh siswa yang telah menyukseskan kegiatan bulan bahasa ini dan yang terakhir terimakasih kepada Bapak Waka Kesiswaan yang telah membantu menyukseskan acara ini.” Ungkap Alisardo Dimastoro~ketua OSIS SMANTI.

Sukses untuk kita semua !!!