Kurban merupakan suatu penyembelihan hewan-hewan tertentu untuk menjadi lebih dekat dengan kasih sayang Sang Pencipta. Bagi yang beragama muslim, kurban sendiri adalah suatu persembahan kepada Allah SWT (seperti biri-biri, sapi, ataupun unta yang disembelih pada hari Lebaran Haji) sebagai wujud ketaan muslim kepada-Nya. Seperti yang dijelaskan dalam surah Al Kautsar 1-2: “Sesungguhnya kami telah memberikan karunia sangat banyak kepadamu, maka sholatlah untuk Tuhanmu dan sembelihlah kurban.”, maka berkurban merupakan suatu bentuk ibadah yang telah diperintahkan Allah SWT di dalam Al-Qur’an.

Lebaran Haji atau yang sering disebut Idul Adha jatuh pada setiap 10 Dzulhijjah setiap tahunnya, dan pada tahun 2017 ini bertepatan dengan tanggal 1 September. Beramai-ramai umat muslim di dunia ikut merayakan salah satu hari besar muslim ini yang pastinya akan menciptakan kenangan tersendiri. Tak luput juga SMA Negeri 3 Singkawang yang turut melaksanakan pemotongan hewan kurban keesokan harinya, Sabtu 2 September 2017, di parkiran sepeda motor. Acara penyembelihan hewan tersebut dimulai pada pukul 07.30 WIB yang dilakukan oleh warga SMA 3 yang laki-laki, khusunya para guru dan Satpam, yang dibantu oleh perwakilan siswa masing-masing dua orang per kelas. Bapak Sahli selaku guru agama bertindak untuk yang menyembelih hewan kurban yang ada.

“Untuk jumlah hewan kurbannya sendiri terdiri dari 2 ekor sapi dan 1 ekor kambing. Dengan dana untuk  1 ekor sapi yaitu dari Wahyu Dewi, Wirdalia, Ginung Peniwati, Berti Dwi, Rusdiah, Wahyu Widayati dan Wahyu Talka Putra. Sedangkan dana 1 ekor sapinya lagi dari para siswa SMA Negeri 3 Singkawang yang jauh-jauh hari sudah berpatisipasi untuk ikut berkurban, dan 1 ekor kambing dari Ginung Peniwati,” ucap Ibu Wahyu Dewi selaku WAKA Humas di SMA Negeri 3 Singkawang.  

Kegaduhan tercipta saat penyembelihan sapi, terlebih ketika hewan yang hendak dipotong mulai meronta-ronta. Lenguhan takut dari hewan penghasil daging itu cukup untuk membuat berbagai pasang mata yang melihatnya menjadi tak tega. Tiana, salah satu siswa dari XI IPA 3 yang bertindak sebagai panitia mengaku bahwa dirinya ingin menangis saat melihat proses penyembelihan. Kepada sman3singkawang.sch.id gadis itu bertutur bahwa ia tidak sanggup bila harus berlama-lama disuguhkan pemandangan yang tidak mengenakkan baginya. Walaupun Tiana sudah beberapa kali menyaksikan pemotongan hewan kurban, namun tetap saja gadis berjilbab itu merasa ganjil.

“Kayak nggak tega aja, gitu,” ujarnya sambil bergidik ngeri. “Apalagi pas sapinya berontak, kayak tau kalau dia mau dipotong.” 

Akhirnya, proses penyembelihan dua ekor sapi dan satu ekor kambing tersebut selesai kurang lebih pada pukul 09.30 WIB. Namun, acara tidak selesai sampai  di situ saja. Setelah usai menyembelih dan memotong hewan kurban, setiap kelas mendapatkan daging seberat 5 kg yang akan dimasak pada hari itu juga oleh anggota kelasnya masing-masing. Semua kelas, mulai dari kelas X hingga kelas XII, tampak sibuk mengolah daging yang mereka dapatkan. Pada hari itu, ada berbagai macam aroma masakan daging yang tercium dari sudut-sudut ruangan SMA Negeri 3 Singkawang. Makanan yang telah diolah sedemikian rupa selanjutnya akan dimakan beramai-ramai bersama anggota sekelas dan wali kelas mereka. Tak jarang pula ada guru yang datang ke tiap-tiap kelas untuk mencicipi masakan dari para siswanya yang telah berusaha sangat keras untuk memberikan hasil terbaik mereka.  

Pada pukul 12.00 WIB, kelas-kelas sudah tidak seheboh saat memasak tadi. Para siswa dan guru SMA Negeri 3 Singkawang mulai membereskan perlengkapan yang mereka punya untuk dibawa kembali ke rumah. Acara yang telah diagendakan di sekolah tersebut berjalan dengan sangat lancar.

Proses penyembelihan hewan kurban dan masak-memasak ini sejatinya bertujuan sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan hidayah-Nya. Tidak dapat dipungkiri bahwa kegiatan ini juga berperan besar dalam memperkuat kerja sama antarsiswa ataupun antara siswa dengan guru-guru. Semoga di tahun-tahun berikutnya, SMA Negeri 3 Singkawang dapat melaksanakan penyembelihan hewan kurban dengan lebih sukses dari tahun sekarang. (atl, adh)