Dandim Cup merupakan salah satu turnamen antar pelajar yang diadakan oleh panitia pelaksana dari PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia) Kota Singkawang. Turnamen ini diselenggarakan di Singkawang Grand Mall pada tanggal 6 - 8 April 2018.

Adapun turnamen yang diadakan selama 3 hari ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi para pelajar yang ada di Kota Singkawang untuk menjadi atlet tenis meja. Turnamen ini diikuti oleh 63 orang peserta laki-laki (smp/sma/smk) dan 18 orang peserta perempuan (smp/sma/smk).

3 orang peserta perempuan dan 1 orang peserta laki-laki yang berasal dari SMA Negeri 3 Singkawang juga turut meramaikan turnamen ini. Adalah Nurul Annisa (X IPA 2), Natasya Alfira (X Ipa 1), Tiara Puspa Dewangga (X IPA 1), dan Yuki (X IPA 1).

“Yuki gugur di babak penyisihan, bermain sebanyak 3 kali, 1 kali permainan menang dan 2 permainan kalah. Tiara gugur di babak penyisihan, bermain sebanyak 4 kali, 2 kali permainan menang dan 2 kali permainan kalah. Natasya gugur di babak seperempat final, bermain sebanyak 5 kali, 4 kali permainan menang dan 1 kali permainan kalah”, ungkap Ibnu selaku guru pendamping. “Selanjutnya, Nurul Annisa masuk ke babak final dan bermain sebanyak 7 kali, 6 kali permainan menang dan 1 kali permainan kalah. Hasil babak final yaitu Nurul Annisa meraih juara 2 tenis meja se-Kota Singkawang antar pelajar tingkat SMP/SMA/SMK. Hal yang menarik dari turnamen ini yaitu saat di babak seperempat final, 2 orang siswi perwakilan SMANTI bertemu di permainan, ialah Natasya dan Nurul Annisa yang bertanding agar masuk ke babak final”, tambah Ibnu lagi.

"Menurut saya event ini sudah cukup bagus. Namun ada beberapa jadwal permainan yang tidak sesuai. Alhamdulillah, para peserta lomba dari SMANTI selalu stand by di tempat sehingga saat perubahan jadwal permainan, kami sudah siap untuk bermain. Beberapa peraturan juga tidak diterapkan selama permainan. Tapi, secara keseluruhan, persiapannya sudah bagus," ucap Natasya Alfira, salah satu peserta turnamen tenis meja.

Adapun babak final dan pembagian hadiah diadakan mulai dari jam 21.30 - 22.00 WIB pada hari Minggu.

"Alhamdulillah, senang bisa meraih juara 2 pada turnamen tenis meja ini. Saya merasa cukup puas dengan diadakannya turnamen ini, sebab acara ini dapat menjadi wadah bagi para atlet tenis meja di Kota Singkawang yang tidak dapat mengikuti O2SN dikarenakan cabang lomba tersebut tidak ada. Adapun kemampuan para peserta yang mengikuti lomb ini cukup hebat dan lawan yang saya hadapi cukup berat untuk dikalahkan," ungkap Nurul Annisa.

“Terima kasih kepada siswa yang sudah mempercayai saya untuk mendapingi mereka, sukses selalu untuk kalian”, tutur Ibnu setelah berakhirnya pembagian hadiah.

Redaksi : Tasya (10ipa2)