SISWA PERSEMBAHKAN NASI TUMPENG UNTUK GURU GURU MEREKA 

"Ibu Kartini merupakan tokoh emansipasi yang sangat menginspirasi wanita zaman sekarang. Berkat beliau, sekarang ini banyak wanita-wanita di luar sana yang tidak kalah berprestasi dibandingkan dengan pria. Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang rutin dilakukan SMANTI, yaitu lomba menghias tumpeng karena lomba ini dapat melatih kekompakan setiap kelas. Lomba hari ini berjalan dengan lanjar, namun menurut saya lomba yang diadakan kurang bervariasi. Untuk tahun depan, saya harap acara ini dapat lebih diisi dengan berbagai jenis lomba yang menarik," ujar Alivia Hisana Pramandita, selaku salah satu siswi kelas X IPA 3.

 

"Saya pribadi sangat berterima kasih kepada Kartini. Bukan hanya Kartini saja, tetapi juga Raden Dewi Sartika yang merupakan pelopor bagi pendidikan wanita Indonesia. Untuk kegiatan yang diadakan oleh SMANTI hari ini, so far is quite good. Kegiatan yang diadakan dalam rangka untuk memperingati jasa Kartini, khususnya untuk para siswi dan para guru perempuan ini dapat mengeratkan kekompakan siswa, meningkatkan kreativitas siswa, baik dari segi memasak maupun menghias tumpeng. Selain itu, dengan dipakainya kebaya/pakaian daerah oleh setiap murid, tentunya dapat membuat kita bangga dan melepaskan stereotip jika memakai pakaian adat/kebaya itu dianggap kuno dan tidak gaul. Buktinya sekarang, khususnya kebaya sudah dimodifikasi dan bisa dipakai oleh segala kalangan. Tapi yang saya sayangkan, acara sekolah ini mempunyai jadwal pulang yang tidak jelas sehingga banyak murid, terutama para murid yang dijemput orang tua bertanya-tanya dan harus menunggu," ucap Adha Muthia Rachma, selaku salah satu siswi kelas XI IPA 3.

 

"Menurut saya, seluruh siswa-siswi SMANTI sudah sangat berpartisipasi dalam acara. Mudah-mudahan tahun depan acara yang diselenggarakan bisa lebih meriah lagi dengan menambahkan sesuatu yang berbeda dari sebelumnya. Acara hari ini dapat mengingatkan kita atas perjuangan yang sudah dilakukan oleh beliau. Acara ini juga dapat menjadi ajang untuk membangun kerja sama antar siswa di kelas. Sementara pakaian yang dikenakan para murid dapat mempromosikan dan mengenalkan baju adat dari masing-masing daerah," ungkap Alisardo Dimastoro, selaku ketua OSIS SMA Negeri 3 Singkawang.

"Kita tetap berpikir positif, ada sisi lain yang tidak terpikirkan oleh banyak orang yang mana lomba ini menanamkan nilai karakter yaitu siswa mempersembahkan masakan yang luar biasa untuk guru guru tercinta mereka, siswa-siswaku kalian luar biasa", ungkap Deny Suhendra selaku wakil kepala sekolah bidang kesiswaan.

"Kriteria penilaian lomba menghias tumpeng ini antara lain dari segi rasa, keindahan, dan juga kebersihan. Tumpeng yang sudah dihias oleh siswa-siswi kelas X dan kelas XI ini sudah bagus secara keseluruhan, sehingga terbukti bahwa siswa-siswi SMANTI mempunyai kelebihan untuk berinovasi mengolah makanan yang murah meriah dan enak. Untuk selanjutnya, Bapak harap ada peningkatan dalam hal jenis-jenis lomba agar tidak monoton sehingga acara yang diselenggarakan dapat lebih bervariasi, seperti busana Kartini modern," ujar Pak Laili selaku juri dalam penilaian lomba menghias tumpeng ini.

Dengan peringatan Hari Kartini, seluruh generasi bangsa diharapkan tidak hanya mengetahui sejarah Raden Ajeng Kartini saja, tetapi juga bisa belajar dan mengukir prestasi dengan meneladani semangat Kartini. Selamat Hari Kartini untuk seluruh generasi bangsa!

Redaksi : Tasya 10ipa2