SMA Negeri 3 Singkawang merupakan sarana penyelenggaraan FLS2N yang diadakan di ruang kesenian. FLS2N adalah singkatan dari Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional, dimana cabang seni yang diperlombakan di SMA Negeri 3 terdiri dari, vokal solo dan gitar solo yang diadakan pada hari Rabu (9/5), dengan jumlah peserta untuk  vocal solo sebanyak 17 peserta dan gitar solo yaitu 8 peserta.  Tahun 2018 ini merupakan penyelenggaraan FLS2N yang  ke lima belas. Tujuan diadakannya FLS2N menurut Dedy Ridansyah S.Pd, agar dapat mengembangkan bakat dan minat siswa dalam bidang seni. Pernyataan senada juga disampaikan oleh Sariani S.Pd selaku panitia, yaitu untuk mencari dan mengembangkan bakat-bakat dalam seni.

Guru seni SMA Negeri 3 Singkawang itu juga menerangkan apa saja yang harus dilakukan siswa dalam menjadi peserta FLS2N tersebut.  " Untuk persiapannya diadakan seleksi ke siswa smanti untuk vokal solo putra dan putri, hingga yang terpilih yaitu Syarif Kiramansyah(XI IPA 1) dan Maisya(X IPA 2) sedangkan untuk gitar solo yaitu Yuki(X IPA 1).” Ungkapnya. 

 

FLS2N yang diadakan dari pukul 08.00 WIB sampai selesai berlangsung dengan tertib, dimana para peserta menunjukkan kepiawaiannya dalam bidang seni. Hingga tiba saatnya juri memutuskan juara 1,2 dan 3, Juara gitar solo FLS2N tingkat SMA se-kota Singkawang berturut-turut diraih oleh SMAN 3, SMAN 2, SMA SANTO PAULUS. Untuk juara  1,2 dan 3 vokal solo putri berturut-turut  dimenangkan  oleh SMAN 3, SMAN 8, dan SMA SANTO  PAULUS.

 

Cabang FLS2N yang diperlombakan dua hari berikutnya Jumat (11/5) yaitu, cipta dan baca puisi dengan menghadirkan 15 peserta terbaik dari berbagai sekolah. Dari SMA Negeri 3 Singkawang yaitu Teofilla(X IPA 1) sebagai peserta baca puisi, dan peserta cipta puisi yaitu Ajeng(X IPA 3). Cipta dan baca puisi dimulai pukul 08.00 WIB dimana masing-masing lomba dilaksanakan dengan lokal yang berbeda. Tema untuk FLS2N yaitu melalui seni siswa dapat memperoleh inspirasi keteladanan sebagai bagian dari upaya membangun karakter bangsa. Masing-masing peserta untuk cipta puisi harus membacakan salah satu dari sepuluh puisi yang sudah ditentukan dengan waktu yang tidak terbatas. Tema yang sama pula ditujukan untuk cipta puisi, dimana setiap peserta menunjukkan keahliannya dalam menguntai kata menjadi sebuah puisi, dengan durasi yang diberikan selama 2 jam. Hingga tiba saatnya pengumuman juara 1,2 dan 3 untuk cipta puisi berturut turut diraih oleh SMAN 3,SMAN 1 dan SMAN 2. Sedangkan juara 1,2 dan 3 untuk baca puisi berturut turut yaitu SMAN 3,SMAN 1 dan SMAN 10.

 

Gadis berkaca mata yang akrab disapa Teo, merupakan peraih juara 1 dalam FLS2N mengatakan inspirasinya saat mengikuti cabang seni baca puisi tersebut.

 

“ Inspirasi Teo dalam mengikuti baca puisi ini yaitu berdoa, berusaha keras dan yang terakhir sedikit keberuntungan.  Kalimat itu yang Teo kutip dari alumni tahun lalu karena inspirasinya itu sangat bermanfaat bagi Teo pribadi.” Tuturnya.

 

Juri untuk vokal solo, gitar solo, kriya, film pendek dan tari berpasangan yaitu dari pelaku seni di kota Singkawang dan untuk cipta baca puisi yaitu guru-guru dari MGMP Bahasa Indonesia tingkat SMA se-kota Singkawang. 

 

Pelaksanaan FLS2N diserahkan kepada masing-masing daerah untuk mengkoordinir, untuk tingkat SMA diserahkan kepada MKKS(Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) setiap kota kemudian dilanjutkan di MGMP(Musyawarah Guru Mata Pelajaran). Khususnya untuk tingkat SMA dari provinsi Dinas Pendidikan menekankan kepada MKKS kemudian kepada MGMP, dari MGMP ini dibentuk kepanitiaan lomba dari setiap cabang. Kalau untuk bidang bahasa sendiri, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris masing-masing harus mengirimkan perwakilan yang memenangkan juara 1 kalau sudah dilombakan di tingkat kota, kemudian nanti akan dikirim ke provinsi. 

 

Redaksi : Adinda (Bengkel Sastra)