SALAH SATU SISWA MEWAKILI KALIMANTAN BARAT KE TINGKAT NASIONAL

Salah satu parameter untuk menilai mutu sebuah sekolah adalah prestasi yang telah dicapai siswa-siswinya pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang merupakan agenda tahunan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional. Tujuan dari FLS2N ini adalah untuk memfasilitasi dan memotivasi peserta didik yang mempunyai bakat di bidang seni agar dapat meningkatkan kemampuan mereka sesuai dengan bidang seni yang dimilikinya.

Perhelatan tahunan bidang kesenian yang sangat bergengsi ini diadakan di tingkat Provinsi Kalimantan Barat untuk mencari pemenang yang selanjutnya di kirim ke tingkat nasional. Adapun para peserta lomba yang berasal dari SMANTI sebanyak 4 orang, yaitu Ajeng Puspita yang mengikuti lomba cipta puisi, Maisyaputri lomba vokal solo putri, Yuki lomba gitar solo, dan Theofila pada lomba membaca puisi. 

 

 

Lomba yang berlangsung dari tanggal 13-15 Juli 2018 tersebut berhasil dilalui dengan hasil yang memuaskan. Ajeng Puspita berhasil memenangkan juara pertama pada lomba cipta puisi dan selanjutnya akan mewakili Kal-Bar ke tingkat nasional, di mana lomba tersebut akan diadakan di Aceh, Maisyaputri meraih juara kedua pada lomba menyanyi solo. Sayangnya, untuk lomba gitar tunggal provinsi tidak menyelenggarakan lomba tersebut sehingga Yuki diikutsertakan pada lomba desain poster putra. Walaupun demikian, Yuki tetap berusaha untuk maksimal dan berhasil meraih juara ketiga dalam waktu persiapan lomba yang sangat singkat.

Ajeng Puspita yang berasal dari kelas XI IPA 3 ini menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya, yaitu pihak sekolah, orang tua dan teman-temannya, "Saya senang sekali dan bangga bisa mewakili sekolah ke tingkat nasional. Harapan saya untuk adik kelas, semoga ada yang menjadi penerus saya dan teman teman FLS2N yang lain dan membawa nama baik SMANTI untuk tingkat Kota Singkawang, Provinsi Kal-Bar, dan bahkan tingkat nasional. Tidak hanya di bidang cipta puisi saja, tetapi seluruh bidang seni, olahraga, juga akademik. Dan saya bangga jadi siswi SMA Negeri 3 Singkawang".

"Saya merasa senang sekali, ada rasa bangga karena mewakili Singkawang dan Alhamdulillah mendapatkan juara kedua di lomba menyanyi ini. Motivasi saya untuk adik kelas agar terus menggali dan mengembangkan bakat yang kalian punya dan teruslah berlatih. Semoga setiap tahunnya, kegiatan FLS2N ini dapat terus diadakan sebab Singkawang banyak mempunyai bibit unggul dan pantas bersaing di tingkat provinsi" ujar Maisyaputri yang merupakan siswi kelas XI IPA 2.

"Saya merasa senang walaupun pada awalnya saya merasa kecewa karena  lomba gitar solo tidak diadakan di tingkat provinsi. Setelah pembukaan acara, saya kemudian disarankan untuk mengikuti lomba desain poster dan pada malam hari sebelum lomba berlangsung, saya baru latihan. Saat pengumuman, saya merasa kaget sekaligus senang karena saya baru latihan satu malam. Tapi saya tetap bersyukur. Harapan saya untuk tahun depan semoga acaranya lebih baik lagi dan komunikasi ke peserta di kota lebih lancar. Dan pastinya untuk adik kelas, jika kalian mempunyai bakat, maka kembangkanlah," ujar Yuki yang berasal dari kelas XI IPA 1.

"Saya merasa bangga karena dapat mewakili Singkawang ke tingkat provinsi. Semua hal tentunya memiliki kesulitan tersendiri dan kita sudah semestinya harus terus berlatih. Walaupun di sana saya hanya bisa masuk 5 besar, namun saya percaya tidak ada hal yang sia-sia. Untuk adik kelas, saya berharap kalian dapat berjuang meniti prestasi. Semua tentunya butuh perjuangan.  Saya sangat berharap ada re-generasi khususnya untuk cabang lomba baca puisi," ungkap Theofila yang merupakan siswi kelas XI IPA 1.

"Bapak sangat bangga kepada mereka. Mereka semua adalah pemenang karena sebelumnya sudah melewati seleksi di tingkat Kota Singkawang dan berhasil mengalahkan peserta lainnya. Inilah bakat-bakat yang ada di SMANTI dan ini merupakan sebuah motivasi yang baik untuk siswa-siswi lainnya, terutama untuk siswa-siswi kelas 10 yang akan menjadi penerus mereka. Persiapan mereka sudah matang dari awal seleksi kota. Untuk seleksi ke provinsi, Bapak serahkan kepada mereka sendiri karena Bapak yakin mereka bisa dan nyatanya mereka memang bisa dan membanggakan SMANTI," ungkap Pak Dedy Ridansyah, selaku guru pembimbing untuk lomba menyanyi dan gitar solo.

Sudah sepantasnya kita memberikan apresiasi untuk mereka karena mereka sudah membuktikan bahwa siswa SMANTI berprestasi tidak hanya di bidang akademik, namun juga dapat berprestasi di bidang non akademik. Tentunya, untuk bisa meraih prestasi, dibutuhkan kerja keras, doa dan latihan yang rutin.

SUKSES SELALU SMANTI!!!

Redaksi : Tasya 11 IPA 2