Para siswa SMAN 3 Singkawang menggelar pentas seni yang diselenggarakan dari tanggal 23-25 Januari 2018 dengan mengangkat tema "Starring in Galaxy". Tema ini didominasi oleh banyaknya gambar bintang-bintang di langit malam pada setiap stand kelas. Pada event pensi inilah mereka dapat mengembangkan bakat serta kreativitas masing-masing. Dari tema yang diusung, setiap kelas mendapatkan sub-tema yang berbeda-beda yang menjadi ciri khas dari masing-masing kelas.

Pada hari pertama, kegiatan pensi berjalan lancar. Acara diramaikan oleh ratusan penonton, baik dari siswa, para alumni, serta para tamu yang hadir. Pembukaan acara ditandai dengan dilepasnya balon oleh Deny Suhendra, selaku WAKA Kesiswaan. Meriahnya acara dilanjutkan dengan parade fashion show dari ke-15 kelas. Setelah itu, dilanjutkan dengan pertunjukan band, dance, dan parodi dari beberapa kelas yang ditampilkan secara bergilir.

Nurul, salah satu siswi kelas X IPA 2 yang mengikuti lomba parodi mengungkapkan perasaannya mengingat ini adalah kali pertamanya mengikuti event besar tersebut. "Pensi pertama saya di SMANTI sangat luar biasa dengan tema galaksi yang sangat menarik. Di sini, rasa kebersamaan kami diuji. Apalagi, ini pertama kalinya kami membuat stand, jadi dapat melatih kreativitas kami."

Selanjutnya, pada hari kedua, acara dipandu oleh  beberapa MC, seperti Elvina, Charlos, Resty, Dwi Akmal, dan Ronald. Lalu acara dilanjutkan dengan parodi, dance, dan band layaknya hari pertama.

Suasana meriah tak kalah di hari ketiga pensi. Tidak heran mengingat hari ketiga merupakan hari puncak pensi SMAN 3 Singkawang. Puncak acara ini berhasil membakar semangat para siswa SMANTI untuk tampil lebih baik dari hari-hari sebelumnya. Beberapa kelas dengan undian 10-15 menampilkan parodi, band, serta dance masing-masing.

Acara ditutup dengan sesi foto dari berbagai angkatan siswa SMAN 3 Singkawang dengan masing-masing jurusan, yaitu IPA dan IPS.

 

Selengkapnya...

Indonesian Idol adalah salah satu ajang pencarian penyanyi yang bergengsi di Indonesia. Tidak mudah untuk masuk dan lolos pada ajang itu. Namun, kabar membahagiakannya, salah satu alumni SMAN 3 Singkawang dapat  menjadi kontestan yang lolos 15 besar dalam ajang tersebut. Adalah Ghea Indrawari, dara kelahiran 10 Maret 1998 yang sudah mengharumkan nama SMAN 3 Singkawang.

Ghea Indrawari yang dulunya adalah model di eksul fotografi  SMA-nya memiliki hobi dan bakat yang luar biasa di bidang musik semenjak awal masuk SMA. Hal tersebut langsung disadari oleh Dedy Ridansyah, guru seni musik di SMAN 3 Singkawang yang langsung mengarahkan Ghea untuk memperdalam musiknya. 

Sekitar 100 siswa dan siswi dari berbagai Sekolah Menengah Atas atau Sederajat asal tiga kota/kabupaten di Kalimantan Barat, yaitu Kota Singkawang, Kabupaten Sambas, dan Kabupaten Bengkayang (SINGBEBAS), menghadiri upacara Pembukaan Smanti Volley Cup atau yang sering disingkat SVC pada Sabtu, 9 Desember 2017 yang lalu. Acara yang direncanakan akan berlangsung sampai tanggal 20 Desember nanti tersebut turut dihadiri langsung oleh ketua MGMP TIK SMA Kota Singkawang, Furika Indah Lestari, S. Kom.

Acara Pembukaan tersebut dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Kepala SMA Negeri 3 Singkawang, Bachraini Subhaini sekaligus yang secara resmi membuka Smanti Volley Cup. Kemudian, kata sambutan oleh Ketua OSIS SMA Negeri 3 Singkawang, Alisardo Dimastoro. Setelah selesai pembukaan, pertandingan pertama dimulai antara SMK Negeri 1 Singkawang melawan MAN Model Singkawang dari tim putra, sedangkan dari tim putri ada SMA Negeri 3 Singkawang melawan SMA Negeri 1 Selaku.

Di sela-sela kegiatannya memantau berlangsungnya perlombaan, Bapak Deny Suhendra, WAKA Bidang Kesiswaan SMA Negeri 3 Singkawang menjelaskan bahwa SVC merupakan acara tahunan yang diadakan oleh pihaknya untuk mewadahi bakat dan kemampuan siswa di Kalimantan Barat khususnya di bidang olahraga Voli.

“Tahun ini belum ada sama sekali pertandingan Voli di kota Singkawang, hanya sekolah kita yang mengadakan. Kita sudah menghubungi Walikota dan Wakil Walikota terpilih untuk mendukung kegiatan ini, walau belum ada respon tapi kami yakin tahun depan beliau mau mendukung kegiatan positif ini. Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak muda khususnya di Singkawang, Sambas, dan Bengkayang, dapat terus meningkatkan prestasi dan menumbuhkan semangat juang yang tinggi,” katanya.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Mulyadi Bong, Wasit, pihak sponsor seperti GO, STIE Mulia Singkawang, MGMP TIK SMA Kota Singkawang dan Teh Botol Sosro yang sudah mendukung kegiatan ini. Tidak lupa saya ucapkan terima kasih yang sebesar besarnya dari OSIS SMAN3 Singkawang, Ekskul Voly SMAN3 Singkawang selaku panitia, jadikanlah kegiatan ini sebagai bekal pembelajaran kedepan, saya yakin kalian akan menjadi orang sukses kedepan, “ tambah Deny lagi.

Tepat pada tanggal 1 Desember 2017, seluruh umat Islam memperingati hari kelahiran baginda besar yakni Nabi Muhammad SAW atau yang akrab sekali kita katakan Maulid Nabi. Dalam kalender Hijriyah, Nabi Muhammad SAW lahir pada tanggal 12 Radiul Awal tahun Gajah.

Beragam cara yang digelar untuk memperingati hari lahirnya putra dari pasangan Aminah dan Abdullah ini, seperti mendatangkan ustaz-ustaz untuk berceramah. Begitu pula warga SMA Negeri 3 Singkawang yang menuju masjid Al-Falah pada hari sabtu(9/12), dalam rangka memperingati Maulid Nabi . Awal kegiatan dimulai dengan pembacaan Al-Quran Surah Al-Ahzab Ayat 21, yang dibacakan oleh Dwi Akhmal Maulana salah satu siswa SMA Negeri 3 Siingkawang. Arti surah Al-Ahzab Ayat 21 : “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik begimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” Dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala SMA Negeri 3 Singkawang, Bachraini Subhani, S.Pd yang sekaligus membuka kegiatan tersebut. “Tujuan kita berkumpul di masjid ini adalah untuk menambah pengetahuan,supaya ilmu dan pengetahuan yang sudah kita peroleh dapat mempertebal ilmu serta iman kita dalam menghadapi zaman yang semakin canggih ini.” Tutur Kepala SMA Negeri 3 Singkawang. 

Revolusi Penghematan Uang dan Sayang Lingkungan

Bayangkan, setiap tahun ada dua kali ulangan akhir semester yang diikuti ratusan siswa di setiap sekolahnya. Kemudian ditotalkan seluruh sekolah yang ada, tentu kata hemat tak serta merta di dalam dunia pendidikan.

Kebutuhan kertas bahan baku akan menyusut drastis, jika proses semacam UAS beralih menjadi daring "Online". Penerapan sistem daring juga otomatis mendukung gerakan ramah lingkungan atau go green.

 

SMA Negeri 3 Singkawang sebelum tahun 2017 sudah mulai merintis UAS dan Ulangan harian. Salah satu sekolah yang juga sejak tahun lalu sudah menerapkan UN berbasis komputer. Di tahun 2017 ini serentak seluruh mata pelajaran menggunakan sistem daring. Dengan begitu SMA Negeri 3 Singkawang ikut melestarikan ekosistem dengan signifikan mengurangi penebangan pohon. Itu baru UAS, tapi sudah serasa gerakan revolusi dalam upaya menjaga lingkungan.

Salam Olahraga ... SVC 2017 SMA/MA/SMK Se-Singkawang Bengkayang Sambas  akan segera terlaksana tanggal 9 Desember 2017 sampai 20 Desember 2017, silahkan lakukan persiapan untuk sekolah-sekolah yang akan ikut dalam pertandingan ini, Junjung Tinggi Sportivitas.

 

Selamat Bergabung kepada pihak Sponsor yang akan mendukung kegiatan ini, sampai saat ini baru 3 sponsor yang bergabung yaitu STIE Mulia Singkawang, GO dan MGMP TIK SMA Kota Singkawang, kami berharap seperti tahun lalu banyak sekali yang ikut menyukseskan kegiatan kesiswaan ini. Gambar diatas adalah rencana Fotobooth dengan ukuran 5 meter x 4 Meter yang akan disusun Logo atau Brand Sponsor Kegiatan. Sukses untuk kita semua ...

 

Setelah berhasil dengan Grada Pasmanti Competition yang diadakan setahun lalu, kini Pasmanti kembali mengadakannya dari tanggal 11 s/d 12 November 2017. Acara  pertama, dimulai dengan upacara pembukaan yang diikuti siswa/siswi tingkat SMP dan SMA sederajat se-Kalimantan Barat.Upacara berlangsung sangat tertib dan peserta upacara yang berbaris rapi dalam balutan seragam sekolah yang berbeda. Usai upacara, acara dilanjutkan dengan adanya parade dari masing-masing sekolah yang menampilkan kreasi seragam yang berbeda-beda. Berlanjut penampilan dari paduan suara SMA Negeri 3 Singkawang dengan siswa/siswi yang sudah terpilih dan penampilan dari Smanti Band. Vokalis dari Smanti Band sendiri yaitu Anyndhia Restu Pertiwi kelas XII IPA 2.  Tidak berakhir sampai disitu saja, acara dilanjutkan dari varlinesic tingkat SMP kemudian varlinesic tingkat SMA yang berlangsung dari siang hingga malam. Dari kegiatan varlinesic inilah, berbagai  kreasi dari setiap sekolah dipertunjukkan.

Misalnya saja kreasi dari SMP Negeri 2 Singkawang yang mengangkat tema “resident evil”. Berikut pernyataan dari Sandy  Nurdiansyah, salah satu  peserta kompetisi. “ Jadi ceritanya tu mereka terkena virus zombie, lalu secara perlahan mereka tiba-tiba berubah menjadi zombie dan ada satu orang yang menumpasnya. Untuk persiapannya sendiri kurang lebih satu bulan.” Tuturnya.

 

Grada Pasmanti Competition ini mendapatkan dukungan yang positif dari Ketua STIE Mulia Singkawang, Lucia Sutiono, SE., MM. “Jadi saya sebagai Ketua STIE Mulia Singkawang sangat mendukung kegiatan ini dalam lomba paskibra dari SMA 3, untuk lomba paskibra se-Kalbar tingkat SMP dan SMA, nah kami melihat kegiatan ini sangat positif untuk generasi muda makanya saya selaku Ketua STIE Mulia Singkawang bersedia meminjamkan gedung tanpa dipungut biaya sewa, padahal biasanya itu disewakan tetapi kita gratiskan, karena ini acara yang sangat positif untuk membina generasi muda, yah jaman sekarang kita lihat karakter anak muda itu sangat memprihatinkan tetapi mereka dengan lomba paskibra paling tidak itu bisa menciptakan mereka untuk cinta NKRI, saya berharap semua kegiatan bisa berjalan dengan sukses sampai besok malam dan selesai dengan baik dan mungkin setiap tahun itu bisa diagendakan.” Imbaunya.

 

Dengan diadakannya Grada Pasmanti Competition juga merupakan bentuk dari kerjasama antara siswa SMA Negeri 3 Singkawang dan mahasiswa STIE Mulia Singkawang. “Menurut  saya ini merupakan suatu langkah ya antara siswa SMA 3 dengan mahasiswa otomatis merupakan suatu kerjasama yang menjadi langkah pertama agar terbentuk hubungan yang harmonis.” Berikut penuturan Viktor, Ketua BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa ) STIE Mulia.

Anak-anak Revolusi adalah tema yang diusung oleh panitia Bengkel Sastra Smanti 2017.Dalam memperingati hari Sumpah Pemuda SMA Negeri 3 Singkawang menggelar acara tahunan yakni Bulan Bahasa yang jatuh pada tanggal 27 Oktober sampai dengan 28 Oktober 2017. Dimana kegiatan ini terdapat 3 cabang lomba yaitu Cipta dan Baca Puisi, Cerdas Cermat Peribahasa dan Musikalisasi Puisi. Acara ini dikoordinir langsung oleh Bengkel Sastra, ekstrakurikuler Speaking, ekstrakurikuler roket dan OSIS. Berbeda seperti tahun-tahun sebelumnya, Bulan Bahasa tahun ini diadakan di luar ruangan yaitu di lapangan tenis SMA Negeri 3 Singkawang.

Awan yang semula putih secara perlahan-lahan menjadi kelabu, tapi tidak menjadi hambatan untuk berlangsungnya acara ini. Bahkan tetesan hujan sudah membasahi bumi sebelum acara dimulai, tak patah arang semua panitia langsung sigap mengamankan semua barang yang rawan terhadap air. Berhubung keadaan cuaca yang tidak mendukung acara sempat ditunda beberapa menit sampai hujan sedikit reda.

 

 

Acara ini dimulai dengan kata sambutan dari Ketua Panitia Bulan Bahasa  Mar’atusholihah dari kelas XII IPA 1. “Kegiatan Bulan Bahasa ini selain untuk memperingati hari Sumpah Pemuda, juga merupakan sarana bagi siswa siswi untuk menyalurkan bakatnya melalui berbagai macam-macam lomba.” Ungkap beliau saat membuka acara. Hal yang sama juga diungkapakan Ketua OSIS SMA Negeri 3 Alisardo Dimastoro kelas XI IPA 3 saat memberikan kata sambutan.

 

“Mohon maaf kepala sekolah tidak bisa hadir dalam acara pembukaan karena ada tugas keluar kota” ungkap Deny Suhendra selaku waka kesiswaan saat membuka acara. “Ingat saat Indonesia 100 tahun nanti kalianlah yang akan memimpin negeri ini”, tambah beliau dalam memotivasi siswa siswa sekolah ini.

 

Singkawang-  Speaking extracurricular took a part through Spelling Bee Competition in celebrating the Language Month (Bulan Bahasa) that was held  on October 27th and 28th. By the competition on Friday 27th , 12 Science 1 was announced as the first winner, continued by  12 Science 2 as the 2nd winner, and 10  Science 2 as the 3rd winner.

There were 45 students joined this competition. Every class sent 3 students in a team to compete. It was held on the SMANTI’s badminton court under a decoration by Bengkel Sastra’s creative team. A fascinating vintage decorating theme. The questions given by the Speaking team were also challenging. Both the participants and the supporters followed the Spelling Bee eagerly. No wonder that the first rank, 12 Science 1, got a good score, 80. They pressed the bell spiritfully.

SMA Negeri 3 Singkawang kembali menghelat kegiatan dalam rangka menyambut dan  memeriahkan  Hari Sumpah Pemuda  yang jatuh pada tanggal 28 Oktober setiap tahunnya. Salah satu dari kegiatan yang diadakan adalah Ranking 1 yang diselenggarakan OSIS dengan didukung oleh MPK, Smanti Band, Smanti Fotografi, serta Smanti Kewirausahaan dan Prakarya. Perlu diketahui bahwa ini adalah untuk yang kedua kalinya SMA Negeri 3 Singkawang menggelar acara yang sama.

Kegiatan Ranking 1 ini diselenggarakan pada tanggal 26 Oktober 2017 pukul 08.00 setelah peserta sebelumnya sudah melakukan registrasi dengan pihak panitia. Total peserta adalah 116 orang yang terdiri dari siswa kelas X, XI, dan XII baik dari IPA maupun IPS. Acara didahului dengan kata sambutan oleh Alisardo Dimastoro selaku Ketua OSIS dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Kepala SMA Negeri 3 Singkawang, Bachraini Subhani, S.Pd yang sekaligus membuka acara tersebut. Pada kesempatan itu, Bapak Bachraini mengatakan bahwa kegiatan Ranking 1 ini merupakan salah satu media untuk mempromosikan SMA Negeri 3 Singkawang sebagai sekolah yang aktif dalam memfasilitasi kegiatan siswa, khususnya dalam bidang prestasi akademik. Beliau juga yakin bahwa pastinya orangtua murid akan mencarikan sekolah yang dapat mendukung kegiatan anak mereka, karena itulah SMA Negeri 3 Singkawang berusaha untuk selalu menyelenggarakan acara yang berpotensi besar untuk membangun prestasi siswa.

“Kita berlomba bukan untuk mencari pemenang, itu yang harus kita tanamkan pada diri kita masing-masing,” ungkap guru yang akan segera berumur 60 tahun tersebut saat memberi kata sambutan. “Kita berlomba untuk belajar, untuk meningkatkan kemampuan diri dalam menjadi pribadi yang baik dan berguna. Soal menang atau kalah itu biasa dalam sebuah kompetisi.”

Jum’at (20/10/17) pagi, tampak empat buah bis parkir berjejer di sepanjang jalan di depan SMA Negeri 3 Singkawang. Tak ayal pemandangan ini menarik perhatian para pengendara yang melintas. Namun, hal itu tidak menghentikan aktivitas para siswa yang tampak sibuk di antara bus-bus tersebut. Selanjutnya diketahui bahwa mereka akan melakukan tur ke kota Pontianak, tepatnya ke SMA Negeri 7 Pontianak, dan Makam Juang Mandor. Tur ini dilaksanakan selama dua hari.

Peserta tur adalah siswa kelas 12, Tim Inti OSIS, para atlit sekolah, tim fotografi, dan delapan orang guru termasuk Kepala Sekolah. Kunjungan ini dilakukan setelah keputusan rapat para guru pembina kesiswaan berjumlah lima belas orang sesuai dengan SK OSIS yang dilaksanakan pada tanggal 19 Agustus 2017 demi memenuhi kebutuhan sekolah untuk akreditasi. Deny Suhendra, Wakil Kepala SMA Negeri 3 Singkawang Bidang Kesiswaan menjelaskan bahwa penawaran tujuan kunjungan melalui grup Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Kalimantan Barat hanya disambut oleh SMA Negeri 7 Pontianak dan kebetulan sekali sekolah tersebut adalah sekolah yang menonjol dari segi olahraga. Sekolah itu lantas bersedia dikunjungi pada tanggal 20, 21, dan 22 Oktober 2017 dengan catatan bukan SMA Negeri 3 Singkawang yang menentukan jadwal tersebut.

Dalam rangka memperingati HUT Pemkot ke 16, Pemerintah Kota Singkawang menggelar pameran Singkawang Expo. Kegiatan ini berlangsung di Stadion Kridasana, selama sepekan. Mulai Sabtu 14 Oktober 2017 sampai dengan Sabtu 21 Oktober 2017.

Pada pameran ini, terdapat 200 stand dengan berbagai macam ukuran dan variasi warna sesuai dengan kreativitas masing-masing. Khusus untuk kuliner berada di satu tempat sehingga tidak ada yang terpencar-pencar.

Menurut Alisardo Dimastoro yang merupakan Ketua OSIS SMA Negeri 3 Singkawang, Tujuan dari adanya kegiatan ini dapat mengajarkan siswa caranya berwirausaha.

“Tujuan diadakan expo yang pertama membiasakan siswa untuk berkegiatan di luar sekolah bukan hanya di dalam sekolah yang kedua membiasakan siswa dalam kegiatan berwirausaha jadi siswa setelah keluar sekolah nanti sudah tahu bagaimana caranya berwirausaha.” Tuturnya.

Pernyataan senada disampaikan Bu Sarsiti,S.Pd sebagai pembimbing dalam pameran ini.

Minggu, 1 Oktober 2017 SMA Negeri 3 Singkawang mengadakan Latihan Kepengurusan OSIS yang berlangsung di ruang serbaguna. Kegiatan yang dimulai dari pukul 07.00 wib sampai dengan pukul 16.00 wib menghadirkan siswa siswi yang menjadi pengurus OSIS terpilih pada tahun ini. 

Dengan judul ‘Pendidikan dan Pelatihan OSIS SMA Negeri 3 Singkawang’ yang dikoordinir langsung oleh kepala sekolah, Bapak Bachraini Subhani beserta pemateri yaitu Bapak Deny Suhendra,S.Kom, Ibu Sri Wahyuni,S.Pd, Ibu Sitti Ramla Patty,S.Pd dan pembawa acara yang diisi langsung oleh Bu Musyawirna,S.Pd.

Kegiatan yang diawali dengan kata pengantar dari Bapak Bacharaini Subhani “Mungkin kalian tidak merasakan manfaatnya sekarang tapi nanti saat kalian sudah keluar dari SMA ini ilmu yang sudah didapat dari berorganisasi pasti akan sangat berguna.” Tutur beliau. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi yang berisi Tugas dan tanggung jawab OSIS,surat menyurat,sistematika pembuatan proposal dan kepemimpinan dan pengorganisasian.  

“ Dalam organisasi ini merupakan ajang bagi kalian untuk lebih percaya diri saat berbicara di depan umum serta mengajarkan kalian bagaimana cara mengelola waktu agar lebih efisien”, ucap Nova Wijaya,SE,.MM sebagai narasumber yang berasal dari STIE Mulia Singkawang.

Ibu Dilla dan Bapak Mulyadi hadir mengisi kegiatan diakhir acara dengan permainan sederhana yang dapat membangkitkan jiwa kekompakkan antar pengurus OSIS. Diadakannya permainan tersebut dapat melepaskan lelah setelah setengah hari penuh menerima materi yang disampaikan.