Memanfaatkan momentum Sumpah Pemuda tahun ini, ratusan siswa/siswi SMA Negeri 3 Singkawang mengikuti lomba Ranking Satu di Aula SMAN 3, Jum’at (28/10). Siswa/siswi tersebut berasal dari setiap kelas X hingga XII. Kegiatan tersebut pertama kali diselenggarakan di SMA Negeri 3 Singkawang. Alisardo Dimastoro selaku ketua OSIS membuka langsung kegiatan ini.

 

Soal-soal dalam kuis ini mencakup pengetahuan umum seperti Sejarah Indonesia, Bahasa Indonesia, Matematika, dan Pengetahuan Umum lainnya. Apabila Program lomba ini berhasil dan sukses dilaksanakan di SMA Negeri 3 Singkawang, maka program tersebut akan dilanjutkan dan diperluas ketingkat Kota Singkawang untuk pelajar SMP dan sederajat”, ungkap Dimas selaku Ketua OSIS.

 

Selengkapnya...


Hasil rapat Majelis Perwakilan Kelas (MPK) yang dilaksanakan tepat pada hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2016 berlangsung mulai Pukul 06.15 Wib sampai pukul 09.15 wib banyak menghasilkan perubahan-perubahan untuk SMANTI kedepan.

Rapat yang dipimpin langsung wakil kepala sekolah urusan kesiswaan Bapak Deny Suhendra, S. Kom yang di dampingi ketua MPK bersama 15 anggota MPK membahas agenda Syarat/Kategori Bakal Calon Ketua OSIS; Hak, Tugas dan Tanggungjawab Ketua dan Wakil Ketua OSIS; serta Pemilu SMANTI 2017.

“Hal ini harus kita bahas lebih awal agar bakal calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS kedepan sudah dapat mempersiapkan diri jauh-jauh hari”, ugkap Tri Daryanto selaku Ketua MPK 2016. “Allhamdulillah saran-saran perubahan yang diputuskan pada rapat MPK ini DISETUJUI  Kepala Sekolah Bapak Bachraini Subhani, S.Pd yang mana Ketua dan Wakil Ketua OSIS Periode 2017-2018 akan diberi Beasiswa bebas iuran Komite 100% selama masa jabatannya dan dibebaskan dari Ektrakurikuler agar lebih fokus memikirkan organisasi kesiswaan demi kemajuan SMANTI”, tambah Tri lagi.


PIK- KKR SMA Negeri 3 Singkawang ikut serta dalam kegiatan Safari Satger PKK KKBPK yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Singkawang Tengah. Acara tersebut dibuka langsung oleh Walikota Singkawang Drs. H. Awang Ishak M.si, kamis (27/10).

PIK KKR SMA N 3 sendiri menunjuk 10 anggota untuk turun langsung dalam kegiatan ini. Ibu Dillah Rini dan Ibu Wartini selaku Pembina KKR juga turut meramaikan kegiatan tersebut. Acara dimulai dari jam 08.00 s/d selesai.

“Suka lalu ikut kegiatan seperti ini, saya jadi banyak tau tentang lembaga-lembaga kesehatan, bahaya menikah dini, dan sejahteranya keluarga berencana. Di pertengahan acara ada beberapa kuis yang ditujukan kepada para pelajar SMA, Ibu-ibu Bhayangkari, dan Ibu-ibu dari beberapa lembaga kesehatan dengan hadiah yang menggiurkan tentunya. Dan Alhamdulillah saya berhasil memperoleh kesempatan tersebut” Depy yang merupakan salah satu anggota KKR.


Kembali SMA Negeri 3 Singkawang menyabet piala bergengsi pada senin (24/10) dalam kegiatan band antar pelajar yang diadakan di lapangan Kridasana Singkawang pada event penutupan Singkawang EXPO 2016 .

Ada pula isi dari acara tersebut terdiri dari persembahan Fashion Show, Beatbox dari Singkawang Beatbox Fondation (SBF) , persembahan band Gimbal dan band dari pihak juri serta lomba antar band pelajar SMK dan SMK se Kota Singkawang yang diikuti 22 group band dan 8 group band yang lolos ke FINAL yaitu SMAN1, SMAN2 timB, SMAN3 tim AdanB, SMAN4, SMK4 timB, SMK 1 TimB dan SMK 2, dengan kategori lagu daerah dan pop.

Pada kesempatan ini SMA Negeri 3 smanti A dan smanti B, yang masing-masing mendapat juara harapan satu dan juara satu.


SMA Negreri 3 Singkawang mengikuti acara rutin yang diadakan oleh SMA Negeri 1 Singkawang dalam kegiatan HUT PASBRASA yang ke-24(22/10/2016). Adapun lomba tingkat SMA yaitu video dokumenter, Lomba formasi barisan 17-an,dan Paskibra gerakan bermusik(Pas grand six). SMA Negeri 3 mendapatkan juara 1 formasi pengibaran, juara 2 Pas grand six, Pegibaran terbaik, dan Kostum terbaik akan tetapi dan entah mengapa video dokumenter didiskualifikasi. Dengan ini SMA Negeri 3 dinyatakan mendapatkan juara 2 umum. Ibu Ramla selaku Pembina ekstra PASKIBRA bersyukur atas apa yang telah diperoleh.

“Seru! Bisa nambah pengalaman, bisa banyak kenal dengan anggota paskib yang baru. Tapi sedikit kecewa karena disetiap tahunnya smanti selalu mendapatkan juara umum satu. Yah mungkin itu karena usaha kami yang kurang maksimal, karena diawal kurang serius latihannya  dan saat dekat waktu perlombaan baru serius. Tapi disini kami jadi banyak belajar, salah satunya berusahalah sebaik mungkin karena usaha keras itu tidak akan mengkhianati,” tutur Yusanneya Geulis XI IPA 1 yang turut ikut dalam perlombaan.


Palang Merah Remaja SMA Negeri 3 Singkawang kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan yaitu Donor Darah yang bekerjasama langsung dengan Palang Merah Indonesia kota Singkawang (18/10/2016).Dalam kegiatan ini terdapat 98 siswa/siswi beserta guru yang mendaftarkan diri pada hari yang telah ditentukan. Acara dimulai dari pukul 08.00 sampai dengan selesai.

 

 

Ibu Wartini selaku  Pembimbing PMR juga hadir dalam kegiatan ini. “Donor darah tahun ini terdapat 66 orang yang berhasil lolos cek kesehatan yang merupakan syarat  melakukan donor darah. PMI sendiri  hanya menyiapkan 60 kantong darah, sehingga 6 orang diantaranya terpaksa tidak dapat mendonorkan darahnya pada kegiatan ini,” katanya.

 


Dalam rangka perayaan HUT Pemkot Singkawang yang ke-15 , kembali Kota Singkawang menggelar Pawai Karnaval yang selalu diselenggaran disetiap tahunnya. Acara dibuka langsung oleh Walikota singkawang Bapak Awang Ishak, Senin (17/10). Hari Ulang Tahun Pemkot Singkawang yang ke-15 ini mengambil tema “Kerja Hebat, Nyata Pasti ke-Singkawang” dengan harapan roda pemerintahan kota Singkawang terus berjalan dan dapat menjadikan Kota Singkawang sebagai kota yang maju sehingga dipandang pada tingkat Nasional bahkan Internasional. Karnaval ini dimulai dari titik kumpul yaitu Lapangan Tarakan (Jl Perwira) kemudian melintasi ruas jalan kota, serta berakhir di Stadion Kridasana (Jl.Pelita).

 

 

SMA Negeri 3 Singkawang juga turut serta dalam memeriahkan pawai karnaval ini. Ada sekitar 27 siswa dan siswi dari perwakilan setiap kelas, dengan menggunakan 15 kendaraan bermotor yang telah disiapkan. Walau sempat diguyur hujan rintik-rintik, para peserta masih bertahan mengikuti acara hingga selesai. Bukan hanya para peserta sepeda motor yang meramaikan jalan portokol Singkawang, tapi para siswa dan siswi SMA Negeri 3 juga hadir bergabung bersama masyarakat kota untuk menyaksikan acara akbar tahunan ini.

 


Singkawang, 15 Oktober 2016 Organisasi KKR "Kader Kesehatan Remaja " angkatan ke-3 sedang melakukan pelatihan, yang diadakan di aula SMAN 3 Singkawang. “peserta kegiatan ini adalah siswa siswi SMAN 3 Singkawang yang terpilih dan setiap kelas diwakili oleh 3 - 5 orang”, ungkap bu Dillah Rini selaku pembina. Kegiatan KKR yang dilaksanakan dari jam 13.00 sd 15.30 berisi materi berupa jenis-jenis obat, simbol yang ada pada obat-obatan, dan cara mencuci tangan yang baik dan benar, pada pelatihan ini juga merangkap pemilihan anggota kepengurusan KKR yang baru, tujuan dari kegiatan ini sendiri yaitu untuk meningkatkan kesadaran siswa dalam bidang kesehatan dan lingkungan.

 

"Menurut saya adanya KKR di sekolah ini bisa meningkatkan kualitas SMAN 3 bukan hanya dari segi kesehatan, kebersihan tetapi juga bisa menciptakan manusia yg baik" Meita Ananda Pramesti, anggota KKR bidang kesehatan lingkungan, kelas XI IPA 3. "Kayaknya untuk teknis tahun ini sudah bagus lah, tidak ngaret, pulang juga tidak terlalu lama, materinya okelahh" Chairunisa rida oktaviani, anggota KKR bidang konseling, kelas XI IPA 1.

 

Ketua KKR SMAN 3 Singkawang tahun ajaran 2016/2017 dipimpin oleh Yohanes dengan bu Dillah Rini sebagai pembina, rencana kedepan KKR akan membentuk taman toga, taman toga adalah tanaman obat keluarga. 

 

 

 

 

Kurikulum 2013 atau sering disingkat K-13 merupakan sebuah kurikulum yang dicetuskan oleh menteri pendidikan era presiden SBY, Drs.Muhammad Nuh. Perbedaan K-13 dengan para pendahulunya sendiri adalah system mengajar dengan pendekatan ilmiah atau disebut juga scientific approach.

 

 

Melalui sistem pendekatan ini, diharapkan peserta didik akan mampu untuk memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya serta dapat mengolah, menalar, menyaji dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak.

 

Berkaitan dengan hal-hal diatas pula, banyak sekolah yang telah menggunakan K13 sejak awalpemberlakuan. Namun, ada juga yang sampai sekarang belum menggunakan K13 karena berbagai faktor. Di kota Singkawang sendiri, terdapat salah satu sekolah yang telah sukses menjalankan K13 yakni SMAN 3 Singkawang kita yang tercinta. Berdasarkan prestasi yang diraih setahun lepas, Smanti kini dianugerahi predikat sebagai sekolah rujukan untuk tingkat kotamadya.

 


Usai mendapatkan juara pertama pada perlombaan paduan suara yang diadakan oleh Rindam XII/Tpr (01/10/2016), SMAN3 kembali lagi memperoleh juara pertama se-kalimantan  saat seleksi kembali yang dilakukan di Pontianak (Makodam XII/Tpr, jalan Arteri Alianyang Kubu Raya, Kalbar). Seleksi tersebut diikuti oleh 4 provinsi di Kalimantan.

 

Setelah mengantongi juara pertama tingkat kota, tim padus ini langsung menuju kota Pontianak keesokan harinya(02/10/2016). “Habis menang kita punya waktu latihan beberapa jam sebelum besok nya kita berangkat ke Pontianak, kita berangkat dengan kendaraan yang udah disiapkan oleh Rindam XII/Tpr, ada Om Wiji disana yang selalu memperhatikan kami,” ujar Geofani Risa XII IPA 1.

Seleksi ini diadakan pada hari senin (03/10/2016). Malamnya tim ini menginap di Hotel Kapuas Dharma yang telah disiapkan oleh Rindam XII/Tpr.


SMAN 3 Singkawang berhasil tampil sebagai juara lomba paduan suara (padus) se-kota Singkawang, yang diselenggarakan Oleh Rindam XII/TPR di Kodim. Untuk memperingati HUT TNI ke-71 (01/10/2016). Perlombaan tersebut diikuti oleh  sekolah tingkat menengah/sederajat (SMA/SMK) se-kota Singkawang

Tim paduan suara SMAN3 ini terdiri dari sepuluh orang laki-laki dan sepuluh orang perempuan dengan komposisi siswa kelas X, XI, dan XII. Sementara itu, Bapak Deddy selaku  guru kesenian SMAN3 mengaku merasa senang atas prestasi siswanya.

Adalah Sinta, siswi yang sekarang duduk dibangku XI IPA 1 yang menjadi dirigent. “kita baru tau ada event ini tiga hari sebelum perlombaan dan hanya dalam dua hari waktu latihan yang kita punya, jadi demi menghemat waktu terkadang kami dipanggil untuk latihan saat jam pelajaran berlangsung. Walaupun begitu kami merasa bangga karena usaha yang dihasilkan sudah optimal,” ucap gadis ini.


SMA Negeri 3 Singkawang mengadakan Latihan Kepengurusan  OSIS yang diselenggarakan  di ruang serbaguna.  Peserta Latihan Kepengurusan adalah siswa dan siswi SMA Negeri 3 Singkawang  yang menjadi pengurus OSIS terpilih pada tahun ini.

Dengan judul kegiatan ‘Latihan Kepengurusan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)’ yang dikoordinir langsung oleh Waka Kesiswaan yang baru yaitu  Deny Suhendra S. Kom beserta pemateri yaitu Bapak Bachraini Subhani S,pd,  Ibu Sariani S,pd , bu Wartini S,pd, Bapak Parno S,pd, Ibu Dillah Rini, Bapak Mulyadi dan Bapak Laily, S.Pd.

“Tujuan Latihan Kepengurusan OSIS kali ini adalah membuka wawasan berpikir pengurus OSIS tentang berbagai hal, agar kedepan pengurus OSIS mampu menjalankan tugas kepengurusan OSIS dengan baik dan dapat berjalan maksimal”, uangkap waka kesiswaan sekolah ini saat memberikan kata sambutan.

“Kegiatan yang dimulai dari pukul 07.00 wib sampai dengan pukul 16.00 wib berisi Materi yang disampaikan antara lain Hak dan kewajiban setiap anggota osis, Sistematika penulisan proposal, surat sponsor,dan teknik sponsor”, tambah Deny lagi


Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Kota Singkawang menggelar pawai ta’aruf dengan berjalan kaki dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1438 Hijriah di Singkawang yang dibuka langsung oleh ketua panitia  PHBI, Sabtu(1/10) berlangsung meriah. PHBI Singkawang menyiapkan hadiah total 10 juta untuk kelompok peserta terbaik. Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan silaturahmi dan ukhuwah Islam sesama umat muslim serta menyebarkan syiar Islam dikalangan umat.

 

 

 

SMA Negeri 3 Singkawang juga turut serta dalam kegiatan tersebut. Dari setiap kelas X, XI, dan XII masing-masing memiliki perwakilannya. Ada sekitar 37 siswa yang mengikuti kegiatan tahunan ini.